MR.PAMUJI


BENTUK DAN CIRI INTERAKSI SOSIAL
Desember 19, 2009, 3:42 pm
Filed under: INTERAKSI SOSIAL

BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL

Bentuk interaksi sosial ada 2 yaitu :

1. Asosiatif

  • Kerjasama (cooperation )

Kerjasama ini terbentuk karena orang-orang menyadari bahawa mereka mempunyai kepentingan  yang sama yang kemudian sepakan untuk bekerjasama untuk mencapai  tujuan bersama.

Ada empat bentuk kerjasama yaitu :

1. Bargaining (tawar menawar )

Yaitu pelaaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang  dan   jasa antara dua organisasi atau lebih.

2. Cooptation ( Kooptasi )

Yaitu proses penerimaan unsur-unsur baru oleh pimpinan atau organisasi sebagai salah satu cara untuk menghindari

kegoncangan-kegoncangan  dalam organisasi.

3. Coalition yaitu combinasi antara dua organisasi atau lebih  dengan tujuan yang sama

4. Join venture  ( Usaha patungan) Yaitu kerjasama dalam pengusahaan  proyek-proyek tertentu.

  • Akomodasi  (accomodation)

Yaitu suatu proses penyesuaian antara individu dengan individu   individu dengan kelompok  atau kelompok dengan kelompok guna mengurangi, mencegah, atau mengatasi ketegangan atau kekacauan .

Proses akomodasi dibedakan beberapa bentuk  antara lain pemaksaan (coersion),  Kompromi  (compromise), Pengunaan jasa perantara (mediation), penggunaan jasa penngah (arbitrase ), peradilan ( adjudication ), Toleransi dan Stalemate.

  • Asimilasi (Asimilation )

Suatu proses yang ditandai adanya usaha mengurangi perbedaan yang tedapat diantara beberapa orang atau kelompok  serta usaha menyamakan sikap , mental dan tindakan  demi tercapainya tujuan bersama.

  • Akulturasi

Berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan ciri kepribadian masing-masing. Contoh Akulturasi Candi Borobudur yangt merupakan perpaduan antara budaya India  dengan kebudayaan Indonesia.

2.  Desosiatif

  • Persaingan  (Competition)

Yaitu yang ditandai dengan adanya perlombaan atau persaingan untuk mengejar suatu nilai tertentu

  • Pertikaian ( conflict )

Yaitu suatu proses sosial yang ditandai dengan andaya persaingan dengan cara menyingkirkan bahkan memusnahkan pihak satu terhadap pihak yang lain.

  • Kontravensi yaitu ditandai oleh adanya ketidak puasan dan ketidak pastian mengenai diri seseorang , rencana dan perasaan yang tidak suka  yang disembunyikan  atau kebencian  dan keragu-raguan terhadap kepribadian seseorang. Kontravensi punya kecenderungan/sifat rahasia.
  1. Bentuk interaksi sosial

Bentuk interaksi sosial ada 2 yaitu :

1. Asosiatif

  • Kerjasama (cooperation )

Kerjasama ini terbentuk karena orang-orang menyadari bahawa     mereka mempunyai kepentingan  yang sama yang kemudian sepakan untuk bekerjasama untuk mencapai  tujuan bersama.

Ada empat bentuk kerjasama yaitu :

  1. Bargaining (tawar menawar )

Yaitu pelaaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang  dan   jasa antara dua organisasi atau lebih.

  1. Cooptation ( Kooptasi )

Yaitu proses penerimaan unsur-unsur baru oleh pimpinan atau organisasi sebagai salah satu cara untuk menghindari kegoncangan-kegoncangan  dalam organisasi.

  1. Coalition yaitu combinasi antara dua organisasi atau lebih  dengan tujuan yang sama
  2. Join venture  ( Usaha patungan) Yaitu kerjasama dalam pengusahaan  proyek-proyek tertentu.
  • Akomodasi  (accomodation)

Yaitu suatu proses penyesuaian antara individu dengan individu   individu dengan kelompok  atau kelompok dengan kelompok guna mengurangi, mencegah, atau mengatasi ketegangan atau kekacauan .

Proses akomodasi dibedakan beberapa bentuk  antara lain pemaksaan (coersion),  Kompromi  (compromise), Pengunaan jasa perantara (mediation), penggunaan jasa penngah (arbitrase ), peradilan ( adjudication ), Toleransi dan Stalemate.

  • Asimilasi (Asimilation )

Suatu proses yang ditandai adanya usaha mengurangi perbedaan yang tedapat diantara beberapa orang atau kelompok  serta usaha menyamakan sikap , mental dan tindakan  demi tercapainya tujuan bersama.

  • Akulturasi

Berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan ciri kepribadian masing-masing. Contoh Akulturasi Candi Borobudur yangt merupakan perpaduan antara budaya India  dengan kebudayaan Indonesia.

2.  Desosiatif

  • Persaingan  (Competition)

Yaitu yang ditandai dengan adanya perlombaan atau persaingan untuk mengejar suatu nilai tertentu

  • Pertikaian ( conflict )

Yaitu suatu proses sosial yang ditandai dengan andaya persaingan dengan cara menyingkirkan bahkan memusnahkan pihak

satu terhadap pihak yang lain.

  • Kontravensi yaitu ditandai oleh adanya ketidak puasan dan ketidak pastian mengenai diri seseorang , rencana dan perasaan yang tidak suka  yang disembunyikan  atau kebencian  dan keragu-raguan terhadap kepribadian seseorang. Kontravensi punya kecenderungan/sifat rahasia.

Ciri-ciri Interaksi sosialJ

1. Jumlah pelakunya lebih dari satu

2. Terjadinya komunikasi antar pelaku melalui kontak

3. Ada tujuan dan maksud yang jelas

4. Dilaksanakan memlalui pola sistem tertentu

Mr. Pamujie

About these ads

4 Komentar so far
Tinggalkan komentar

makasih info2nya, situs anda sudah saya link di blog saya

Komentar oleh muji purnomo

Trima kasih juga pak Purnomo

Komentar oleh mrpams212

It is not my first time to visit this website, i am browsing this web page dailly and take nice data from
here everyday.

Komentar oleh mcallen web design

ya semoga bermanfaat, thank you

Komentar oleh mrpams212




Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: