Filed under: INTERAKSI SOSIAL
BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL
Bentuk interaksi sosial ada 2 yaitu :
- Kerjasama (cooperation )
Kerjasama ini terbentuk karena orang-orang menyadari bahawa mereka mempunyai kepentingan yang sama yang kemudian sepakan untuk bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
Ada empat bentuk kerjasama yaitu :
1. Bargaining (tawar menawar )
Yaitu pelaaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa antara dua organisasi atau lebih.
2. Cooptation ( Kooptasi )
Yaitu proses penerimaan unsur-unsur baru oleh pimpinan atau organisasi sebagai salah satu cara untuk menghindari
kegoncangan-kegoncangan dalam organisasi.
3. Coalition yaitu combinasi antara dua organisasi atau lebih dengan tujuan yang sama
4. Join venture ( Usaha patungan) Yaitu kerjasama dalam pengusahaan proyek-proyek tertentu.
- Akomodasi (accomodation)
Yaitu suatu proses penyesuaian antara individu dengan individu individu dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok guna mengurangi, mencegah, atau mengatasi ketegangan atau kekacauan .
Proses akomodasi dibedakan beberapa bentuk antara lain pemaksaan (coersion), Kompromi (compromise), Pengunaan jasa perantara (mediation), penggunaan jasa penngah (arbitrase ), peradilan ( adjudication ), Toleransi dan Stalemate.
- Asimilasi (Asimilation )
Suatu proses yang ditandai adanya usaha mengurangi perbedaan yang tedapat diantara beberapa orang atau kelompok serta usaha menyamakan sikap , mental dan tindakan demi tercapainya tujuan bersama.
- Akulturasi
Berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan ciri kepribadian masing-masing. Contoh Akulturasi Candi Borobudur yangt merupakan perpaduan antara budaya India dengan kebudayaan Indonesia.
- Persaingan (Competition)
Yaitu yang ditandai dengan adanya perlombaan atau persaingan untuk mengejar suatu nilai tertentu
- Pertikaian ( conflict )
Yaitu suatu proses sosial yang ditandai dengan andaya persaingan dengan cara menyingkirkan bahkan memusnahkan pihak satu terhadap pihak yang lain.
- Kontravensi yaitu ditandai oleh adanya ketidak puasan dan ketidak pastian mengenai diri seseorang , rencana dan perasaan yang tidak suka yang disembunyikan atau kebencian dan keragu-raguan terhadap kepribadian seseorang. Kontravensi punya kecenderungan/sifat rahasia.
- Bentuk interaksi sosial
Bentuk interaksi sosial ada 2 yaitu :
1. Asosiatif
- Kerjasama (cooperation )
Kerjasama ini terbentuk karena orang-orang menyadari bahawa mereka mempunyai kepentingan yang sama yang kemudian sepakan untuk bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
Ada empat bentuk kerjasama yaitu :
- Bargaining (tawar menawar )
Yaitu pelaaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa antara dua organisasi atau lebih.
- Cooptation ( Kooptasi )
Yaitu proses penerimaan unsur-unsur baru oleh pimpinan atau organisasi sebagai salah satu cara untuk menghindari kegoncangan-kegoncangan dalam organisasi.
- Coalition yaitu combinasi antara dua organisasi atau lebih dengan tujuan yang sama
- Join venture ( Usaha patungan) Yaitu kerjasama dalam pengusahaan proyek-proyek tertentu.
- Akomodasi (accomodation)
Yaitu suatu proses penyesuaian antara individu dengan individu individu dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok guna mengurangi, mencegah, atau mengatasi ketegangan atau kekacauan .
Proses akomodasi dibedakan beberapa bentuk antara lain pemaksaan (coersion), Kompromi (compromise), Pengunaan jasa perantara (mediation), penggunaan jasa penngah (arbitrase ), peradilan ( adjudication ), Toleransi dan Stalemate.
- Asimilasi (Asimilation )
Suatu proses yang ditandai adanya usaha mengurangi perbedaan yang tedapat diantara beberapa orang atau kelompok serta usaha menyamakan sikap , mental dan tindakan demi tercapainya tujuan bersama.
- Akulturasi
Berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan ciri kepribadian masing-masing. Contoh Akulturasi Candi Borobudur yangt merupakan perpaduan antara budaya India dengan kebudayaan Indonesia.
2. Desosiatif
- Persaingan (Competition)
Yaitu yang ditandai dengan adanya perlombaan atau persaingan untuk mengejar suatu nilai tertentu
- Pertikaian ( conflict )
Yaitu suatu proses sosial yang ditandai dengan andaya persaingan dengan cara menyingkirkan bahkan memusnahkan pihak
satu terhadap pihak yang lain.
- Kontravensi yaitu ditandai oleh adanya ketidak puasan dan ketidak pastian mengenai diri seseorang , rencana dan perasaan yang tidak suka yang disembunyikan atau kebencian dan keragu-raguan terhadap kepribadian seseorang. Kontravensi punya kecenderungan/sifat rahasia.
Ciri-ciri Interaksi sosialJ
1. Jumlah pelakunya lebih dari satu
2. Terjadinya komunikasi antar pelaku melalui kontak
3. Ada tujuan dan maksud yang jelas
4. Dilaksanakan memlalui pola sistem tertentu
Mr. Pamujie
4 Comments so far
Leave a comment







makasih info2nya, situs anda sudah saya link di blog saya
Comment by muji purnomo January 13, 2010 @ 2:51 amTrima kasih juga pak Purnomo
Comment by mrpams212 January 21, 2010 @ 11:38 pmIt is not my first time to visit this website, i am browsing this web page dailly and take nice data from
Comment by mcallen web design September 14, 2012 @ 2:09 amhere everyday.
ya semoga bermanfaat, thank you
Comment by mrpams212 November 3, 2012 @ 12:35 am