<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>MR.PAMUJI</title>
	<atom:link href="http://mrpams212.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mrpams212.wordpress.com</link>
	<description>MENCARI ILMU TANPA PANDANG USIA, LHA DISINI GUDANGNYA ILMU</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 Dec 2011 13:32:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mrpams212.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>MR.PAMUJI</title>
		<link>http://mrpams212.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mrpams212.wordpress.com/osd.xml" title="MR.PAMUJI" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mrpams212.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KEPEMIMPINAN</title>
		<link>http://mrpams212.wordpress.com/2011/10/28/kepemimpinan/</link>
		<comments>http://mrpams212.wordpress.com/2011/10/28/kepemimpinan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Oct 2011 15:07:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mrpams212</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrpams212.wordpress.com/?p=1256</guid>
		<description><![CDATA[KITA BUTUH PEMIMPIN YANG MEMPUNYAI 8 SIFAT ASTA BRATA Asta Brata merupakan 8 sifat inti seorang pemimpin dalam memimpin Negara atau lembaga, departemen atau apapun namanya. Bagi seorang pemimpin yang tidak mempunyai sifat ini sebagiknya tidak usah menjadi pemimpin. Asta Brata merupakan sifat-sifat mulia yang di ambil dari alam semesta dan patut untuk dijadikan pedomanbagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1256&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KITA BUTUH PEMIMPIN YANG MEMPUNYAI 8 SIFAT ASTA BRATA<br />
   Asta Brata merupakan 8 sifat inti seorang pemimpin dalam memimpin<br />
  <a href="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/10/picture0050.jpg"><img src="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/10/picture0050.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" title="Picture0050" width="150" height="112" class="alignright size-thumbnail wp-image-1257" /></a> Negara   atau lembaga, departemen atau apapun namanya. Bagi seorang<br />
   pemimpin yang tidak mempunyai  sifat ini sebagiknya tidak usah menjadi pemimpin. Asta Brata merupakan sifat-sifat mulia yang di ambil dari alam semesta dan patut untuk dijadikan pedoman<span id="more-1256"></span>bagi seluruh pemimpin negeri ini.<br />
Delapan sifat pemimpin menurut falsafah Asta Brata itu adalah :<br />
1.Laku Hambeging indra/ Indra Brata<br />
Seorang pemimpin hendaknya seperti hujan yaitu senantiasa mengusahakan kemakmuran bagi rakyatnya dan dalam setiap tindakannya dapat membawa kesejukan dan penuh kewibawaan<br />
2.Laku Hambeging Yama/ Yama Brata<br />
Pemimpin hendaknya meneladani sifat-sifat Dewa Yama, yaitu berani menegakkan keadilan menurut hukum atau peraturan yang berlaku demi mengayomi masyarakat.<br />
3.Laku Hambeging Surya/ Surya Brata<br />
Pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat seperti Matahari (surya) yang mampu memberikan semangat dan kekuatan pada kehidupan yang penuh dinamika dan sebagai sumber energi.<br />
4.Laku Hambeging Candra/ Candra Brata<br />
Pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat seperti bulan yaitu mampu memberikan penerangan bagi rakyatnya yang berada dalam kegelapan/kebodohan dengan menampilkan wajah yang penuh kesejukan dan penuh simpati sehingga masyarakatnya merasa tentram dan hidup nyaman.<br />
5.Laku Hambeging Maruta/ Vayu Brata (maruta)<br />
Pemimpin hendaknya ibarat angin, senantiasa berada di tengah-tengah masyarakatnya, memberikan kesegaran dan selalu turun ke bawah untuk mengenal denyut kehidupan masyarakat yang dipimpinnya.<br />
6.Laku Hambeging Bumi/ Bhumi (Danada)<br />
Pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat utama dari bumi yaitu teguh, menjadi landasan berpijak dan memberi segala yang dimiliki untuk kesejahteraan masyarakatnya<br />
7.Laku Hambeging Baruna Varuna Brata<br />
Pemimpin hendaknya bersifat seperti samudra yaitu memiliki wawasan yang luas, mampu mengatasi setiap gejolak (riak) dengan baik, penuh kearifan dan kebijaksanaan.<br />
8.Laku hambeging Agni/ Agni Brata<br />
Pemimpin hendaknya memiliki sifat mulia dari api yaitu mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan, tetap teguh dan tegak dalam prinsip dan menindak/menghanguskan yang bersalah tanpa pilih kasih</p>
<p>MR.PAMUJI</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mrpams212.wordpress.com/1256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mrpams212.wordpress.com/1256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mrpams212.wordpress.com/1256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mrpams212.wordpress.com/1256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mrpams212.wordpress.com/1256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mrpams212.wordpress.com/1256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mrpams212.wordpress.com/1256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mrpams212.wordpress.com/1256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mrpams212.wordpress.com/1256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mrpams212.wordpress.com/1256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mrpams212.wordpress.com/1256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mrpams212.wordpress.com/1256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mrpams212.wordpress.com/1256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mrpams212.wordpress.com/1256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1256&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrpams212.wordpress.com/2011/10/28/kepemimpinan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db9b7cea372d7e0f21e6b4a2edfc1bb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mrpams212</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/10/picture0050.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Picture0050</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEMBAYARAN TUNJANGAN SERTIFIKASI</title>
		<link>http://mrpams212.wordpress.com/2011/09/10/pembayaran-tunjangan-sertifikasi/</link>
		<comments>http://mrpams212.wordpress.com/2011/09/10/pembayaran-tunjangan-sertifikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Sep 2011 23:50:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mrpams212</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembayaran uang sertifikasi 2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrpams212.wordpress.com/?p=1253</guid>
		<description><![CDATA[Banyak celoteh para guru tentang pembayaran tunjangan sertifikasi yang selama ini ditunggu-tunggu.harapan dan rasa gembira para guru ketika ada informasi uang tunjangan sertifikasi akan turun, namun ada kekecewaan para guru, karena pembayaran tunjangan sertifikasi yang menggunakan uang rakyat ini dianggap kurang transparan, masalahnya adalah ketika terima uang tidak ada tanda terima/tanda tangan dan berapa yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1253&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak celoteh para guru tentang pembayaran tunjangan sertifikasi yang selama ini ditunggu-tunggu.harapan dan rasa gembira para guru ketika ada informasi uang tunjangan sertifikasi akan turun, namun ada kekecewaan para guru, karena pembayaran tunjangan sertifikasi yang menggunakan uang rakyat ini dianggap kurang transparan, masalahnya adalah ketika terima uang tidak ada tanda terima/tanda tangan dan berapa yang semestinya diterima sebelum kena pajak, dan berapa bulan uang srtifikasi yang harus diterima. banyak hal yang janggal dalam pembayaran ini ada guru yang gaji pokoknya lebih besar tapi dapatnya lebih sedikit/sama dengan yang masa kerjanya/ gaji pokoknya lebih kecil , banyak guru yang bingung apa si pedoman/aturannya dalam pembayaran uang sertifikasi ini, teman saya ada yang dapat Rp 15 juta, 14 juta, 13 juta, 12 juta dst tidak sama walaupun gaji pokoknya kurang lebihnya sama<br />
tolong yang berwenang membayarkan uang sertifikasi agar dibuatkan tanda terima/tanda tangan , uang yang harus diterima dari pusat dan sebagainya..<br />
agar lebih transparan. ini jamannya transparansi<br />
Mohon maaf jika yang berkaiatan dengan hal ini tidak berkenan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mrpams212.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mrpams212.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mrpams212.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mrpams212.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mrpams212.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mrpams212.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mrpams212.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mrpams212.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mrpams212.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mrpams212.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mrpams212.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mrpams212.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mrpams212.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mrpams212.wordpress.com/1253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1253&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrpams212.wordpress.com/2011/09/10/pembayaran-tunjangan-sertifikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db9b7cea372d7e0f21e6b4a2edfc1bb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mrpams212</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Reformasi pendidikan</title>
		<link>http://mrpams212.wordpress.com/2011/06/07/reformasi-pendidikan/</link>
		<comments>http://mrpams212.wordpress.com/2011/06/07/reformasi-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2011 07:44:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mrpams212</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrpams212.wordpress.com/?p=1242</guid>
		<description><![CDATA[Kita harus sadar, bahwa pembentukan karakter dan watak atau kepribadian ini sangat penting, bahkan sangat mendesak dan mutlak adanya (tidak bisa ditawar-tawar lagi). Hal ini cukup beralasan. Dalam membentuk karakter bangsa diperlukan suri tauladan dari pemimpin-pemimpin kita baik pemimpin rumah tangga, pemerintahan dan . Suri tauladan inilah yang menghantarkan kita pada perilaku-perilaku yang mencerminkan karaktar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1242&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Kita harus sadar, bahwa pembentukan karakter dan watak atau kepribadian ini sangat penting, bahkan sangat mendesak dan mutlak adanya (tidak bisa ditawar-tawar lagi). Hal ini cukup beralasan.<span id="more-1242"></span>  Dalam membentuk karakter bangsa diperlukan suri tauladan dari  pemimpin-pemimpin kita baik pemimpin rumah tangga, pemerintahan dan . Suri tauladan inilah  yang menghantarkan kita pada perilaku-perilaku yang mencerminkan karaktar bangsa kita.  Pendidikan berkarakter  mutlak diperlukan? Karena data ini sudah terjadi  krisis yang terus berkelanjutan melanda bangsa dan negara kita sampai saat ini belum ada solusi secara jelas dan tegas, lebih banyak berupa wacana yang seolah-olah bangsa ini diajak dalam dunia mimpi. Beberapa waktu yang lalu Pemerintah mengeluarkan pandangan, bahwa bangsa kita akan makmur, sejahtera nanti di tahun 2030. Disini  diperlukan pemimpin yang  jujur, adil,  visioner, disiplin, relegius. Pemimpin yang benar-benar “ Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani”  pemimpin bangsa yang besar untuk mengajak bangsa atau rakyatnya menjadi &#8220;pemimpi&#8221; dalam menggapai kemakmuran yang dicita-citakan.<br />
Banyak kalangan masyarakat yang mempunyai pandangan terhadap istilah &#8220;kelatahan sosial&#8221; yang terjadi akhir-akhir ini. Hal ini memang terjadi dengan berbagai peristiwa, seperti tuntutan demokrasi yang diartikan sebagai kebebasan tanpa aturan, tuntutan otonomi sebagai kemandirian tanpa kerangka acuan yang mempersatukan seluruh komponen bangsa, hak asasi manusia yang terkadang mendahulukan hak daripada kewajiban. Pada akhirnya berkembang ke arah berlakunya hukum rimba yang memicu kesukubangsaan (ethnicity). Kerancuan ini menyebabkan orang frustasi dan cenderung meluapkan perasaan tanpa kendali dalam bentuk &#8220;amuk massa atau amuk sosial&#8221;.<br />
Berhadapan dengan berbagai masalah dan tantangan, pendidikan nasional pada saat yang sama (masih) tetap memikul peran multidimensi. Berbeda dengan peran pendidikan pada negara-negara maju, yang pada dasarnya lebih terbatas pada transfer ilmu pengetahuan, peranan pendidikan nasional di Indonesia memikul beban lebih berat Pendidikan berperan bukan hanya merupakan sarana transfer ilmu pengetahuan saja, tetap lebih luas lagi sebagai pembudayaan (enkulturisasi) yang tentu saja hal terpenting dan pembudayaan itu adalah pembentukan karakter dan watak (nation and character building), yang pada gilirannya sangat krusial bagi notion building atau dalam bahasa lebih populer menuju rekonstruksi negara dan bangsa yang lebih maju dan beradab.<br />
Oleh karena itu, reformasi pendidikan sangat mutlak diperlukan untuk membangun karakter atau watak suatu bangsa, bahkan merupakan kebutuhan mendesak. Reformasi kehidupan nasional secara singkat, pada intinya bertujuan untuk membangun Indonesia yang lebih genuinely dan authentically demokratis dan berkeadaban, sehingga betul-betul menjadi Indonesia baru yang madani, yang bersatu padu (integrated). Dalam membangun bangsa ini , peran pendidikan nasional dengan berbagai jenjang dan jalurnya merupakan sarana paling strategis untuk mengasuh, membesarkan dan mengembangkan warga negara yang demokratis dan memiliki keadaban (civility) kemampuan, keterampilan, etos dan motivasi , relegius, serta  berpartisipasi aktif, yang  merupakan ciri dan karakter paling pokok dari suatu masyarakat madani Indonesia. Jangan sampai yang terjadi malah kekerasan yang meregenerasi seperti halnya yang terjadi di IPDN yang menjadi sorotan.<br />
Pendidikan karekter merupak upaya pembenahan seluruh masyarakat Indonesia dari sabang sampai merauke dan ini melibatkan juga seluruh masyarakat Indonesia , mulai dari rumah tangga sampai dengan pucuk pimpinan dalam pemerintahan, semua ini tidak akan berhasil jika sitem yang ada dalam pendidikan  kita tidak ada perubahan. Oleh karena itu, membangun karakter dan watak bangsa melalui pendidikan mutlak diperlukan, bahkan tidak bisa ditunda, mulai dari lingklingan rumah tangga, sekolah dan masyarakat dengan meneladani para tokoh yang memang patut untuk dicontoh. Semoga ke depan bangsa kita lebih beradab, maju, sejahtera kini, esok dan selamanya. Seiring dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei Tahun 2007 yang lalu dan mereka yang lahir pada tanggal yang sama, semoga panjang umur dan berjiwa pendidik yang patut disuri tau-ladani generasi yang akan datang, bahkan lestari selamanya. Amin.<br />
Mrpams212</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mrpams212.wordpress.com/1242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mrpams212.wordpress.com/1242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mrpams212.wordpress.com/1242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mrpams212.wordpress.com/1242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mrpams212.wordpress.com/1242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mrpams212.wordpress.com/1242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mrpams212.wordpress.com/1242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mrpams212.wordpress.com/1242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mrpams212.wordpress.com/1242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mrpams212.wordpress.com/1242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mrpams212.wordpress.com/1242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mrpams212.wordpress.com/1242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mrpams212.wordpress.com/1242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mrpams212.wordpress.com/1242/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1242&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrpams212.wordpress.com/2011/06/07/reformasi-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db9b7cea372d7e0f21e6b4a2edfc1bb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mrpams212</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanda Rahasia Kitab Suci</title>
		<link>http://mrpams212.wordpress.com/2011/04/03/kode-rahasia-kitab-suci/</link>
		<comments>http://mrpams212.wordpress.com/2011/04/03/kode-rahasia-kitab-suci/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Apr 2011 09:48:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mrpams212</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanda Rahasia kitab suci]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrpams212.wordpress.com/?p=1223</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang yang percaya bahwa dalam lima       Kitab Perjanjian Lama bahasa Ibrani tersembunyi kode rahasia kitab suci. Tuhan dengan menggunakan kode rahasia mencatat dalam kitab suci tentang tokoh dan peristiwa besar di bumi yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Ilmuwan besar yang terkenal yakni Sir Isaac Newton adalah salah satu yang mempercayai itu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1223&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang yang percaya bahwa <a href="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/04/picture0063.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1224" title="Mr.Pamuji" src="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/04/picture0063.jpg?w=95&#038;h=84" alt="" width="95" height="84" /></a>dalam lima       Kitab Perjanjian Lama bahasa Ibrani tersembunyi kode rahasia kitab suci. Tuhan dengan menggunakan kode rahasia mencatat dalam kitab suci tentang tokoh dan peristiwa besar di bumi yang akan terjadi pada masa yang akan datang.</p>
<p>Ilmuwan besar yang terkenal yakni Sir Isaac Newton adalah<span id="more-1223"></span> salah satu yang mempercayai itu. Hal ini diketahui berdasarkan penemuan setumpuk kertas kerja yang ditinggalkan Isaac Newton ketika ia pensiun dari jabatannya sebagai kepala institut pada 1696.</p>
<p>Manuskrip yang hurufnya jutaan ini, sebagian besar adalah membahas tentang teologi yang bagusnya tak terlukiskan, dan Newton percaya bahwa di dalam kitab suci tersembunyi ramalan tentang sejarah manusia. Menjelang akhir hidupnya, Newton berusaha mencarinya namun belum berhasil.</p>
<p>Kurang lebih pada 1940-an, seorang rabi bernama H.H.D. Weissmande dari ibukota Provinsi Ceko menemukan, di awal kitab pertama Perjanjian Lama dengan judul “Kejadian”, jika membaca dengan cara meloncat setiap 50 huruf, maka akan terbaca kata “Torah” (Taurat). Pada kitab selanjutnya yang berjudul “Keluaran”, dengan cara membaca yang sama akan terbaca kata “Torah”, begitu juga dengan kitab-kitab berikutnya, “Imamat”, “Bilangan” dan “Ulangan”. Temuan H.H.D. Weissmande secara kuat telah menunjukkan sebuah jalan untuk meneliti kode rahasia dalam kitab suci. Terlebih lagi dengan munculnya komputer yang lebih memungkinkan untuk meneliti kode rahasia kitab suci lebih jauh.<br />
Profesor Eliyahu Rips, ahli ilmu pasti dari Universitas Ibrani, Jerusalem, adalah salah satu ahli dari sekian banyak kelompok terkenal saat ini, dan Rips mengembangkan seperangkat bentuk hitungan ilmu pasti yang akurat, dijalankan dengan formula komputer, artinya bisa membuktikan bahwa Kitab Perjanjian Lama memang benar ditulis dengan sandi rahasia. Namun, terobosan terakhirnya tidak mencapai kemajuan, dan akhirnya tidak bisa secara ringkas dan jelas membuktikan eksistensi sandi rahasia kitab suci tersebut. Belakangan ia bertemu dengan seorang fisikawan Israel bernama Doron Witxztum. Ia telah merampungkan bentuk hitungan ilmu pasti akurat yang dikembangkan Rips pada formula komputer. Sehingga untuk membuktikan secara ringkas dan jelas eksistensi sandi rahasia kitab suci menjadi memungkinkan.</p>
<p>Untuk menemukan sandi rahasia tersebut, Rips menghilangkan semua jarak spasi alfabet yang konkret, mengubah kitab suci berbahasa Ibrani menjadi sebuah untaian huruf yang berkesinambungan, panjang total aksaranya adalah 304.805 buah. Sesungguhnya adalah mengembalikan lima kitab Musa ke bentuk semula (asli) seperti yang dikatakan oleh orang mahabijaksana. Dan menurut legenda, bahwa kitab suci yang diterima Musa dari Tuhan adalah “setiap huruf saling menyambung, tidak ada satu pun yang terputus”.</p>
<p>Komputer mencari nama, huruf individual dan beberapa frase pada rangkaian huruf dengan cara meloncat. Dimulai dari sebuah abjad pertama dalam kitab suci, mencari setiap susunan loncatan yang memungkinkan –melalui loncatan ke-1, 2, dan 3 abjad, dan menurut susunan hingga meloncat ke ribuan abjad, dan mencoba melihat huruf apa yang bisa terbaca; kemudian, dimulai lagi dari abjad kedua dalam kitab suci, demikian seterusnya secara berurutan, hingga pada abjad yang terakhir dari kitab suci tersebut. Komputer berhasil menemukan nama, hari, dan nama tempat yang merupakan kunci utama selalu berkesinambungan secara rapat: Rabin, Amir, Tel Aviv, dan tahun Rabin terbunuh, semuanya berada dalam kitab suci di sebuah tempat yang sama.</p>
<p>Dengan dua macam cara komputer merekam gabungan antara huruf dengan huruf –bagaimana jarak antara kata dengan kata yang muncul secara bersamaan, apakah pencarian jarak loncatan huruf individual paling pendek. Rips menjadikan perang Teluk Persia sebagai contoh, menerangkan cara operasional komputer. “Kami ingin komputer mencari Saddam,” ujarnya. “Kemudian baru mencari huruf terkait, coba melihat apakah mereka bisa muncul secara bersamaan menurut cara yang tepat. Dan hasilnya kami mendapati, rudal Scud dengan rudal buatan Rusia, tanggal dimulai perang dan nama Saddam tertulis bersama.”</p>
<p>Kata-kata ini masing-masing membentuk teka-teki huruf atau kata. Akibatnya, kata yang berangkaian saling silang-menyilang, dan memperlihatkan berita terkait. Misalnya, nama Bill Clinton dengan kata/huruf presiden silang-menyilang menjadi satu; mendarat di bulan dengan pesawat ulang-alik dan Apollo 11, Hitler dan Nazi, dan demikian juga dengan kata atau huruf Kennedy dan Dallas.</p>
<p>Melalui percobaan yang berulang-ulang, teka-teki huruf semacam ini hanya bisa ditemukan dalam kitab suci, dan tidak bisa ditemukan pada buku seperti “Perang dan Damai” maupun jenis lainnya, atau pada berbagai macam percobaan melalui program komputer buatan. Dan ini menyebabkan sejumlah besar orang percaya bahwa dalam kitab suci tersembunyi suatu sandi rahasia –banyak peristiwa sejarah manusia yang pernah terjadi selama 1.000-2.000 tahun dan peristiwa yang akan terjadi kelak.</p>
<p>Ramalan paling terkenal yang didapat dari sandi rahasia kitab suci adalah sebuah buku “Sandi Rahasia Kitab Suci” yang ditulis oleh Michael Drosnin, ia pernah bekerja sebagai wartawan Wall Street Daily dan Washington Post yang terkenal. Ia menulis, “Tanggal 1 September 1994, saya terbang menuju Israel, ke Jerusalem menemui penyair Chaim Guri yang merupakan sahabat karib Perdana Menteri Yitzak Rabin. Saya menyerahkan padanya sepucuk surat, yang segera ia serahkan pada Perdana Menteri Rabin.” “Ada ahli ilmu pasti Israel telah menemukan sandi rahasia yang tersembunyi dalam kitab suci, menyingkap seluk-beluk peristiwa besar selama ribuan tahun setelah kitab suci menjadi sebuah buku.” Demikian isi yang saya tulis dalam surat.</p>
<p>“Dan kenapa saya memberitahu hal ini pada Anda, adalah karena nama lengkap Anda Yitzak Rabin adalah satu-satunya yang muncul sekali dalam kitab suci, kemudian ada tulisan (pembunuh gelap yang ingin menjalankan aksinya) pada beberapa huruf yang saling-menyilang dengan namamu.” “Dan agar jangan sekali-sekali menganggap remeh hal ini, karena nama Anwar Sadat dan John serta Robert Kennedy dua bersaudara mengalami peristiwa pembunuhan ini juga tercatat dalam sandi rahasia kitab suci. Dilihat dari kasus individual Anwar Sadat, nama pembunuh, tanggal pelaksanaan pembunuhan dan cara menjalankan aksinya semuanya berurutan satu demi satu.” “Dugaan saya Anda akan mengalami bencana besar, namun bahaya ini bisa dihindari.” Tanggal 4 November 1995, ada seorang laki-laki yang menyatakan dirinya mewakili Tuhan menuntut keadilan, dan terbukti bahwa pembunuh yang tercatat 3.000 tahun lalu dalam buku rahasia pada kitab suci memang benar adalah orang tersebut.</p>
<p>Rabin terbunuh, secara dramatis telah terbukti kebenaran yang akan terjadi kelak yang tersembunyi di antara huruf pada Kitab Perjanjian Lama dalam sandi rahasia kitab suci. “Peristiwa besar yang terjadi pada masa kini yang ditemukan dalam sandi rahasia kitab suci, bukan hanya tentang peristiwa terbunuhnya Rabin. Selain peristiwa terbunuhnya Anwar Sadat dan John F. Kennedy, masih ada ratusan peristiwa yang menggemparkan, semuanya juga tersimpan rapat dalam sandi rahasia kitab suci, dan masih banyak sekali sejak peristiwa Perang Dunia II hingga skandal Watergate, pembunuhan massal Nazi, bom atom di Hiroshima, pendaratan di bulan sampai komet menabrak Jupiter. Dan selain itu, peristiwa yang terlebih dahulu diketahui juga bukan hanya peristiwa pembunuhan ini saja. Komet menabrak Jupiter dan perang Teluk Persia, semuanya merupakan peristiwa yang sebelum terjadi telah ditentukan tanggal atau hari kejadian yang tepat dalam kitab suci.”</p>
<p>Drosnin dalam bukunya menulis: “Badan dinas tertinggi pemerintah Amerika Serikat, ‘dinas keamanan nasional’ ditempatkan di stasiun pemantau rahasia dekat pemerintahan Washington dan ada seorang senior ahli pengurai kode, dan menurut keterangan, setelah Israel mengetahui hal yang mengejutkan ini, lantas memutuskan menyelidiki keadaan yang sebenarnya. Harold Gans yang seumur hidupnya bekerja untuk CIA Amerika Serikat membuat dan memecahkan kode rahasia, semula adalah seorang ahli statistik, juga bisa berbahasa Ibrani. Ia yakin, bahwa yang dinamakan dengan kode rahasia kitab suci sama sekali tidak ada, lalu dirinya merancang seperangkat program komputer, mencoba untuk melihat apakah bisa menemukan informasi yang sama seperti yang ditemukan Israel. Dan ia terperanjat bukan main. Ternyata ada.”</p>
<p>Nama orang mahabijaksana memang benar ditulis bersama dengan hari lahir dan meninggalnya mereka. Dan Gans tetap saja masih tidak percaya. Ia memutuskan mencari lagi di dalam kitab suci apakah masih ada informasi yang sama sekali baru, untuk menyingkap ketidaksempurnaan atas percobaan Rips, bahkan lebih lanjut berupaya membongkar bahwa itu sebuah dusta belaka. “Menurut saya, jika ini memang benar,” ujar Gans. “Maka, tempat hari lahir dan meninggalnya orang-orang mahabijaksana ini semestinya ditulis secara rahasia di dalamnya.” Dalam percobaannya selama 440 jam itu, Gans tidak saja memeriksa terhadap 32 nama orang mahabijaksana yang dipilih dan dipakai dalam percobaan terakhir Rips, namun ditambah lagi dengan 34 nama dalam percobaan sebelumnya, dan secara total berjumlah 66 orang, satu per satu dicocokkan dengan kota dan nama tempat, dan hasilnya membuatnya mau tidak mau harus percaya.</p>
<p>Dan yang pantas dikemukakan adalah bahwa Rips merupakan seorang penganut agama yang taat, dan Drosnin sendiri juga mengakui bahwa ia bukanlah seorang rabi atau pendeta, terhadap agama sedikit pun tidak fanatik. Duet di antara mereka semakin memberi warna pada kebenaran kode rahasia kitab suci yang dicari orang-orang. Berbekal bidang pekerjaan Drosnin, tingkat pengetahuannya terhadap sandi rahasia kitab suci meningkat tajam. Dan oleh karena keteguhan keyakinannya terhadap sandi rahasia kitab suci –bisa menduga masa yang akan datang.</p>
<p>Di sebuah pernyataannya Rips menegaskan: “Saya pribadi tidak mendukung pandangan Drosnin terhadap penguraian rahasia, juga tidak setuju atas kesimpulan yang dibuatnya, setiap informasi yang diserap dari Torah (kitab ke-5 Musa) atau menjadikannya sebagai atas dasar ramalan, adalah tidak berguna dan tidak bernilai. Dan ini, bukan hanya pendapat saya pribadi, juga merupakan pendapat setiap ilmuwan yang bekerja sebagai peneliti pemecahan kode rahasia).” Ketika Drosnin memakai komputer mencari “perang dunia”, ia mendapati “bencana senjata nuklir”, angka “2000? dan “2006? ditulis secara bersama. Lalu ia memastikan bahwa perang dunia akan meletus pada tahun 2006. Ia juga mengatakan, bahwa di tempat munculnya tulisan “perang dunia”, “kiamat” dan “2006?, kata-kata “ditunda” atau “saya akan menunda perang” juga terbaca di sana secara bersamaan. Dan perang dunia juga saling bertautan dengan terorisme. Negara yang terseret ke dalamnya adalah Rusia, China, Amerika dan Suriah. Sejak temuan itu, hingga saat ini ia telah menerbitkan buku kedua Kode Rahasia Kitab Suci, subjudulnya adalah “Hitungan Mundur”. Menekankan tahun 2006 tentang “Perang Dunia III” adalah “perang nuklir” yang waktunya hanya tinggal beberapa tahun saja. Bahkan Drosnin secara pribadi menelepon dan mengirimkan sebuah buku untuk kepala ajudan Presiden Bill Clinton di Gedung Putih. Tahun 2000, ketika Presiden Bill Clinton mengadakan pertemuan dengan Arafat dan Mubarak di Ruang Oval untuk menengahi masalah Israel dan Palestina, di tangannya terdapat buku Kode Rahasia Kitab Suci yang diberikan oleh Drosnin.</p>
<p>Setelah Presiden George Walker Bush terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, Drosnin mengirimkan buku Kode Rahasia Kitab Suci kepada kepala ajudan Gedung Putih yakni Andrew Carter, menurut rekomendasi dari penulis buku “Hitungan Mundur” tersebut, dua pejabat tertinggi di sisi Presiden Bush yakni Carter dan Rice telah membaca buku itu. Drosnin percaya, bahwa semua itu dapat diubah selama kita menaruh perhatian pada peristiwa yang akan terjadi di masa akan datang yang diprediksikan dalam kode rahasia kitab suci tersebut.</p>
<p>Dalam sebuah subjudul “Muka Sang Kiamat”, Drosnin menulis: “Setelah perang dunia, adalah gempa dahsyat. Dan tempat yang paling memungkinkan adalah China (tahun 2000-2006), California (2010), dan Jepang (tahun 2000 dan 2006). Dan sebelumnya gempa bumi di tanah suci pada tahun 1995, telah menjadi kenyataan di dalam kode rahasia. Selain Israel, Jepang merupakan satu-satunya negara yang bergabung jadi satu dengan perang akhir zaman. Bahkan tahun 2006 akan ada benda angkasa menerjang bumi.</p>
<p>Dilihat dari setiap pemandangan yang ditunjukkan langit, serangan dahsyat pamungkas adalah gempa bumi dalam skala raksasa. Dalam sebuah “kitab wahyu” terakhir pada Kitab Perjanjian Baru, dan ini adalah bencana ke-7 yang dikeluarkan oleh malaikat ke-7: “Ada lagi gempa dahsyat, dan sejak ada manusia di atas bumi, tidak ada sedemikian dahsyat, gempa yang demikian dahsyatnya setiap laut dan pulau tidak akan dapat menghindarinya, dan hamparan gunung juga sudah lenyap.” Keadaan yang demikian, tidak bisa tidak membuat Presiden Bush yang taat beragama harus percaya, mau percaya adakah kenyataan, tidak percaya apakah tak ada realitasnya. Dilihat dari bentrokan antara Israel dengan Palestina di Timur Tengah, sengketa antara India dengan Pakistan hingga krisis nuklir Korea Utara, peristiwa 9 November (WTC), dan perang antiterorisme Amerika di Afghanistan, serta serangan militer Amerika terhadap Irak, semuanya berkemungkinan mengelilingi kode rahasia kitab suci dan kitab wahyu dan lain-lain rencana yang diatur Tuhan pada ribuan tahun yang silam.</p>
<p>Kesimpulan terakhir Drosnin, “Kode rahasia kitab suci mungkin adalah bukan yang ‘tepat’, tetapi juga bukan yang ‘keliru’. Kode rahasia yang hendak diberitahu pada kita, mungkin adalah ‘hal apa yang mungkin terjadi’, bukan ‘hal apa yang bisa terjadi’. Akan tetapi, karena kita tidak bisa membiarkan dunia kita hancur, maka kita tidak boleh tidak berbuat apa pun, hanya menanti saja di sana –kita harus menghipotesa, bahwa peringatan di dalam kode rahasia kitab suci adalah benar.” Dan inilah makanya selama beberapa tahun ini, berputar-putar seputar Gedung Putih dan Ramallah, Jerusalem dan Tel Aviv, Bill Clinton dan George W. Bush, dan antara Ariel Sharon dan Yasser Arafat, mengingatkan pada mereka menurut peringatan yang ada dalam kode rahasia kitab suci bahwa kita semua sedang berada pada akhir zaman yakni “end of the days”.</p>
<p><a href="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/04/kode-rahasia-2.png"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1227" title="Kode rahasia 2" src="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/04/kode-rahasia-2.png?w=150&#038;h=100" alt="" width="150" height="100" /></a><a href="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/04/kode-rahasia-1.png"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-1228" title="Kode rahasia 1" src="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/04/kode-rahasia-1.png?w=150&#038;h=135" alt="" width="150" height="135" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mrpams212.wordpress.com/1223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mrpams212.wordpress.com/1223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mrpams212.wordpress.com/1223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mrpams212.wordpress.com/1223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mrpams212.wordpress.com/1223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mrpams212.wordpress.com/1223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mrpams212.wordpress.com/1223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mrpams212.wordpress.com/1223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mrpams212.wordpress.com/1223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mrpams212.wordpress.com/1223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mrpams212.wordpress.com/1223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mrpams212.wordpress.com/1223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mrpams212.wordpress.com/1223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mrpams212.wordpress.com/1223/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1223&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrpams212.wordpress.com/2011/04/03/kode-rahasia-kitab-suci/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db9b7cea372d7e0f21e6b4a2edfc1bb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mrpams212</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/04/picture0063.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Mr.Pamuji</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/04/kode-rahasia-2.png?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Kode rahasia 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mrpams212.files.wordpress.com/2011/04/kode-rahasia-1.png?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Kode rahasia 1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TENAGA DALAM KALIMASADA</title>
		<link>http://mrpams212.wordpress.com/2011/03/30/tenaga-dalam-kalimasyahda/</link>
		<comments>http://mrpams212.wordpress.com/2011/03/30/tenaga-dalam-kalimasyahda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 14:05:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mrpams212</dc:creator>
				<category><![CDATA[Vidio Tenaga Dalam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrpams212.wordpress.com/?p=1207</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1207&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='420' height='267' src='http://www.youtube.com/embed/VdrhxtO9F7g?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mrpams212.wordpress.com/1207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mrpams212.wordpress.com/1207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mrpams212.wordpress.com/1207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mrpams212.wordpress.com/1207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mrpams212.wordpress.com/1207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mrpams212.wordpress.com/1207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mrpams212.wordpress.com/1207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mrpams212.wordpress.com/1207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mrpams212.wordpress.com/1207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mrpams212.wordpress.com/1207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mrpams212.wordpress.com/1207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mrpams212.wordpress.com/1207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mrpams212.wordpress.com/1207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mrpams212.wordpress.com/1207/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1207&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrpams212.wordpress.com/2011/03/30/tenaga-dalam-kalimasyahda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db9b7cea372d7e0f21e6b4a2edfc1bb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mrpams212</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Analisis Kebijakan Peningkatan Kualitas Pendidikan Menengah Dalam Rangka Otonomi Daerah di DKI</title>
		<link>http://mrpams212.wordpress.com/2010/10/14/analisi-kebijakan-peningkatan-kualitas-pendidikan-menengah-dalam-rangka-otonomi-daerah-di-dki/</link>
		<comments>http://mrpams212.wordpress.com/2010/10/14/analisi-kebijakan-peningkatan-kualitas-pendidikan-menengah-dalam-rangka-otonomi-daerah-di-dki/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2010 14:18:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mrpams212</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Kebijakan peningkatan Kulalitas pendidikan di DKI Jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrpams212.wordpress.com/?p=1141</guid>
		<description><![CDATA[Analisa Kebijakan Peningkatan Kualitas Pendidikan Menengah dalam rangka Otonomi Daerah DKI Oleh : Drs. Pamuji, M.Si A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan kualitassumber daya manusia. Tuntutan terhadap pembangunan sektor pendidikan menjadi semakin luas seiring dengan perkembangan yang terjadi di masyarakat. Di satu pihak tetap terpenuhinya kesempatan memperoleh pendidikan bag! anak usia sekolah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1141&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Analisa Kebijakan Peningkatan Kualitas Pendidikan Menengah dalam rangka Otonomi Daerah DKI</strong><br />
Oleh : Drs. Pamuji, M.Si</p>
<p>A. Latar Belakang Masalah<br />
Pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan <a href="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/10/poto-di-potong.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1154" title="poto di potong" src="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/10/poto-di-potong.jpg?w=100&#038;h=150" alt="" width="100" height="150" /></a>kualitassumber daya manusia. Tuntutan terhadap pembangunan sektor pendidikan menjadi semakin luas seiring dengan perkembangan yang terjadi di masyarakat. Di satu pihak tetap terpenuhinya kesempatan memperoleh pendidikan bag! anak usia sekolah yang jumlahnya semakin bertambah sangat dibutuhkan. Sementara itu di pihak lain tercapainya efisiensi, relevansi dan peningkatan mutu pendidikan juga tidak bisa diabaikan.<br />
Dewasa ini dunia pendidikan <span id="more-1141"></span>di Indonesia mengalami perubahan yang sangat besar baik swasta maupun pemerintah. Hal ini dapat dilihat dari berbagai fasilitas layanan dan mutu yang ditawarkan sekolah, Setiap institusi pendidikan akan berusaha memaksimalkan jasa layanan dan meningkatkan mutu kepada masyarakat dengan tujuan untuk memuaskan pelanggan dalam hal ini orang tua dan siswa itu sendiri.<br />
Kemajuan zaman dalam era globalisesi seperti sekarang ini, menuntut kesiapan yang lebih matang dalam segala hal terutama bidang yang terkait dengan dunia pendidikan. Bidang pendidikan merupakan salah satu andalan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman.<br />
Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini sangat mengawatirkan, ini terbukti antara lain  dengan data UNESCO pada tahun 2000 tentang peringkat Indek<br />
pembangunan manusia ( Human Develelopmant Indeks)<br />
yaitu komposisi dari peringkat pencapaian pendidikan,<br />
kesehatan, penghasilan perkepala yang menunjukan bahwa indek pembangunan  Indonesia  ( Human Develelopment Indeks)  makin menurun. Diantar 174 negra didunia, Indonesia menempati urutan 102 pada tahun 1996, ke 99 pada th 1997, ke 105 pada thun 1998,  ke 108 pada th 1999.<br />
Kualitas pendidikan di Indonesia yang rendah itu juga ditunjukan data dari Balitbang tahun 2003 bahwa dari 146.052 SD, hanya 8 sekolah yang dapat pengakuan dunia dalam kategori The Primary Years Program, dan 20.918 SMP di Indonesia juga hanya 8 sekolah yang mendapat pengakuan kategori The Middle Years Program, dan dari 8036 SMA hanya 7 sekolah yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Diploma Program.<br />
Perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di dalam negeri dan isu-isu mutakhir dari luar negeri yang dapat mempengaruhi kehidupan bermasyarakat, berbangsa Indonesia  perlu cepat disikapi dan dipertimbangkan dalam pengambilan kebijakan pendidikan di Indonesia .<br />
Permasalah utama pendidikan ada dasarnya adalah disparitas mutu pendidikan khususnya yang berkaitan dengan  (1) ketersediaan pendidik dan tenaga kependidikan yang belum memadai baik secara kuantitas dan kualitas maupun kesejahteraannya, (2) prasarana sarana belajar yang belum tersedia atau belum memadai, (3) pendanaan pendidikan yang belum memadai untuk menunjang mutu pembelajaran, (4) proses pembelajaran yang belum efisien dan efektif, dan penyebaran sekolah yang belum merata, ditandai dengan belum meratanya partisipasi pendidikan antara kelompok masyarakat, seperti masih terdapatnya kesenjangan antara penduduk kaya dan miskin, kota dan desa, laki-laki dan perempuan, antar wilayah. Dua permasalahan tersebut diatas menjadi bertambah parah karena tidak didukung dengan komponen-komponen  utama pendidikan seperti kurikulum, sumberdaya manusia pendidikan yang berkualitas sarana dan prasarana, pembiayaan.<br />
Masalah sarana pendidikan yang dihadapi sekolah, dimana sarana penunjang pendidikan belum sepenuhnya dimiliki oleh sekolah dan belum sepenuhnya berada dalam kondisi yang memadai. Hal ini dapat dilihat dari sarana belajar seperti peralatan olah raga, praktikum serta beberapa sekolah masih belum memiliki lab. bahasa, sehingga kondisi ini akan sangat berpengaruh pada proses belajar baik pada guru dan siswa serta akan berdampak pada kualitas hasil pembelajaran.<br />
Manajemen sarana pendidikan sangat penting agar sarana pendidikan dapat berfungsi dengan baik dimana berkaitan dengan penentuan kebutuhan, proses pengadaan, pemakaian, pencatatan dan pertanggung jawaban. Dalam hal pengadaan sarana pendidikan juga sering terjadi masalah tentang kebutuhan sarana pendidikan tetapi sarana tersebut tidak ada, dimana hal ini akan menghambat proses belajar mengajar serta akan mempengaruhi motivasi guru dalam mengajar sehingga kualitas hasil pembelajaran menjadi tidak optimal.<br />
Sistem penyelenggaraan pendidikan, dimana tanpa mengecilkan peran pendidikan lainnya, harus diakui bahwa guru sebagai salah satu komponen pendidikan merupakan faktor utama dalam proses pendidikan. Meskipun fasilitas pendidikannya lengkap dan canggih, namun apabila tidak ditunjang oleh keberadaan guru yang berkualitas maka mustahil akan menimbulkan proses belajar mengajar yang maksimal. Oleh karena itu permasalahan tentang mutu pendidikan tidak akan pernah terlepas dari permasalahan kinerja guru sebagai tenaga pendidik.<br />
Terdapat tiga tugas utama guru dalam melaksanakan perannya sebagai pendidik adalah membimbing, mengajar dan melatih siswa sebagai peserta didiknya. Selain tugas tersebut guru harus dapat membantu murid dalam mengembangkan seluruh aspek kepribadian dan lingkungannya melalui kegiatan bimbingan dan konseling.<br />
Motivasi belajar yang diberikan oleh guru kepada para siswanya tergantung dari kebijakan sekolah dimana para guru itu bekerja. Pemberian motivasi dapat berupa layanan baik langsung maupun tidak langsung yakni layanan akademik, layanan bimbingan konseling, layanan pengembangan diri serta pemberian fasilitas belajar yang memadai dan suasana sekolah yang nyaman. Motivasi sangat penting karena dengan adanya motivasi diharapkan setiap siswa mau belajar dengan baik dan mempunyai semangat belajar yang tinggi untuk mencapai tujuan yang diinginkan, serta mendorong para guru agar dapat bekerja sama dan membantu dalam proses belajar siswa di sekolah.<br />
Masalah lain yang sering dihadapi sekolah adalah motivasi guru dalam melaksanakan tugasnya, serta kualitas pendidikan dan kepuasan orang tua dan siswa menjadi hal yang penting, oleh karena itu sekolah harus membangun kualitas pembelajaran yang baik bagi menunjang proses belajar siswa sehingga siswa menjadi termotivasi untuk belajar mandiri dengan segala fasilitas yang ada di sekolah disamping bimbingan dari para guru. Fasilitas sarana dan prasarana serta layanan yang prima yang dilakukan sekolah baik terhadap para siswa maupun para guru pendidik sangat membantu dalam memajukan peningkatan belajar siswa di sekolah.<br />
Belajar dari kondisi tersebut, solusi pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah menerbitkan Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional . Sebagai penjabarannya tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 tahun 2005 Tentang standar nasional Pendidikan .<br />
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk meneliti tentang &#8221; Analisis Kebijakan Peningkatan Kualitas Pendidikan Menengah Dalam Rangka Otonomi Daerah &#8220;<br />
Penulis dalam membahas makalah ini membatasi diri bahwa analisis kebijakan peningkatan kualitas pendidikan dalam rangka otonomi daerah hanya terfokus pada Sekolah Menengah  Atas Negeri di  DKI Jakarta.</p>
<p>B. Identifikasi Masalah<br />
Mengidentifikasi  apa saja fakta-fakta yang diduga berhubungan dengan Kualitas Pembelajaran siswa pada SMA Negeri  Jakarta, yaitu :<br />
1.	Kualitas pembelajaran siswa yang masih rendah, hal ini dapat dilihat berdasarkan standar ketuntasan belajar yang rata-rata di bawah 7.<br />
2.	Fasilitas sarana pendidikan yang masih kurang lengkap, ini dapat dilihat dari sedikitnya sarana pendukung pelaksanaan KBM seperti infokus, CD pembelajaran, buku-buku penunjang, dsb.<br />
3.	Para guru yang kurang kreatif dan inovatif dalam mengajar, hal ini dapat diketahui masih ada beberapa guru yang belum memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai media pembelajaran. ( Guru TBC)<br />
4.	Minat belajar siswa yang masih rendah, yang dapat dilihat dari masih sedikitnya siswa mengunjungi perpustakaan untuk membaca.<br />
5.	Kurangnya perhatian terhadap manajemen sarana pendidikan, hal ini dapat dilihat dari tata kelola sarana pembelajaran yang masih belum baik.<br />
6.	Motivasi kerja guru dalam mengajar yang kurang optimal, hal ini dapat dilihat dari masih ada beberapa guru yang datang terlambat masuk kelas.</p>
<p>Dari fakta-fakta tersebut diatas maka penulis    membuat      identifikasi masalah dalam tulisan ini sebagai berikut :<br />
1.   Bagaimana kebijakan publik tentang peningkatan kualitas pendidikan  di Sekolah Menengah Atas Negeri di DKI Jakarta ?<br />
2.   Bagaimana penerapan atau implementasi kebijakan public tersebut, dalam hal ini peningkatan kualitas pendidikan di SMA Negeri  DKI Jakarta  ?</p>
<p>C. Ruang Lingkup</p>
<p>Ruang lingkup pembahasan tentang analisis peningkatan kualitas pendidikan menengah dalam rangka otonomi daerah ini , penulis membatasi diri hanya berfokus pada sekolah Menengah Atas Negeri 16 DKI Jakarta</p>
<p>ANALISIS SITUASI<br />
Peningakatn mutu pendidkan merupakan sasaran pembangunan pendidikan dibidang pendidikan nasional dan merupakan badian integral dari upaya peningkatan kualitas manusia indonesia secara menyeluruh. Pemerintah dalam undang-undang nomor 20 tahum 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah untuk berlkembangnya potensi peserta didik agar menjadi menusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, beraklak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dn menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab<br />
Dalam rangka mencapai mutu pendidikan pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan, baik berupa undang-undang maupun peraturan menteri seperti UU No. 22 Tahun 1999 mengenai Otonomi Daerah  dan sejalan dengan UU. No 25 Tentang Pembangunan Keuangan Pemerintahn Pusat dan Daerah . Seiring dengan itu, di era otonomi daerah Kebijakan strategis yang diambil Derjen Pendidikan dasar dan Menengah Manajemen peningkatan mutu  berbasis sekolah, pendidikan yang berbasis pada partisipasi komunitas agar terjadi interaksi yang positif antara sekolah dengan masyarakat<br />
Berkaitan dengan keijakan publik Parker ( dalam Santoso, 1998:4) menambahkan bahwa kebijakan Publik sebagai suatu tujuan tertentu atau serangkaian tindakan yang dilakukan oleh suatu pemerintah pada periode tertentu dalam hubungannya dalam suatu subyek atau tanggapan pada suatu krisis<br />
Menurut William N Dunn (1981:70) yang dialih bahasakan oleh Muhajir Darwin ( 1987:63-64) bahwa kebijakan publik adalah serangkaian pilihan yang kurang lebih berhubungan ( termasuk keputusan untuk tidak berbuat) yang dibuat oleh badan-badan atau kantor-kantor pemerintah, diformulasikan dalam bidang-bidang issu yaitu arah tiandakan aktual atau potensial dari pemerintah yang didalamnya terkandung konflik diantara kelompok masyarakat. Carl Frederich menambahkan bahwa  yang paling pok bagi suatu kebijakan adalah adanya tujuan (goal), sasaran (Obyektive) atau kehendak (porpoce)<br />
Menurut James. Ederson ( 1979,33), memberikan rumusan kebijakan sebagai perilaku dari sejumlah aktor ( pejabat, kelompok, instansi pemerintah atau serangkaian aktor dalam suatu bidang kegiatan tertentu. Kebijakan sering dan secara luas dipergunakan dalam kaitannya dengan tindakan-tindakan pemerintah serta perilaku negara pada umumnya. Pemerintah adalah lembaga badan publik yang fungsinya untuk melakukan upaya mencapai tujuan negara.<br />
Dari pandangan para ahli yang telah dikemukanan diatas  maka dapat dibuat kesimpulan bahwa kebijakan negara itu adalah serangkaian tindakan yang ditetapkan dan dilaksanakan oleh pemerintah yang mempunyai tujuan atau berorientasi pada tujuan tertentu demi kepepntingan seluruh rakyat. M.Irfan islami menguraikan ada beberapa unsur penting dalam kebijakan publik yaitu :<br />
1.	kebijkan publik itu dalam bentuk perdanya berupa penentapan tindakan-tindakan pemerintah<br />
2.	Kebijakan publik itu tidak cukup hanya dinyatakan tetapi dilaksanakan dalam bentuk nyata<br />
3.	Kebijakan publik, baik untuk melakukan sesuatu ataupun tidak melakukan sesuatu yang mempynyai landasan dan maksud dan tujuan tertentu<br />
4.	Kebijakan publik harus senantiasa ditujukan untuk kepengan seluruh masyarakat.<br />
Berkenaan dengan otonomi daerah, Jakarta sebagai ibu kota negara dan juga dalam otonomi daerah disebut DKI Jakarta, sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan pendidikan nasional di Indonesia.<br />
Pemerintah daerah DKI Jakarta dengan Dinas Pendidikan adalah sebagai pemegang kewenangan pembuatan kebijakan dalam rangka pelaksanaan tugas-tugas pemerintah di daerah khususnya bidang Pendidikan. Selaras seperti apa yang dikemukakan oleh Hoogerwerf  (2004; 16) pada hakekatnya kebijakan adalah semacam jawaban terhadap suatu masalah, merupakan suatu upaya untuk memecahkan, mengurangi, mencegah suatu masalah dengan cara tertentu, yaitu dengan tindakan yang terarah.<br />
Menurut Thomas Dye: bahwa kebijakan Public  sebagi pilihan pemerintah untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu ( Whatever govermment chooses to do or not to do ).<br />
Hal ini sejalan sepeti apa yang disampaikan oleh Soebekti  Wibowo (1994:190  )bahwa kebijakan negara merupakan bagian keputusan politik yang berupa program perilaku untuk mencapai tujuan masyarakat negara.<br />
Untuk memecahkan masalah tentang kualitas pendidikan  di DKI Jakarta, maka Pemerintah Provensi DKI Jakarta dengan Dinas Pendidikan menyusun melakukan beberapa upaya  perbaikan diantaranya sarana dan prasarana pendidikan .Kebijakan Publik yang dikeluarkan pemerintah berupa ,Peraturan pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional 	Pendidikan, sebagai upaya meningkatkan kualitas Pendidikan di Indonesia, khusunya Di DKI Jakarta. PP No. 19 Tahun 2005, tentang standar Nasional pendidikan pada penjelasan pasal 11 ayat  (2) dan (3),  Dengan berlakuknya Standar Nasional Pendidikan, maka Pemerintah memiliki Kepentingan untuk memetakan sekolah/madrasah menjadi sekolah/madrasah yang sudah hampir memenuhi Standar Nasional Pendidikan dan Sekolah/Madrasah yang belum memenuhi Standar Nasional Pendidiakan. Terakait dengan hal tersebut Pemerintah mengkategorikan sekolah/madrasah yang telah memenuhi atau hampir memenuhi Standar Nasional Pendidikan kedalam Kategori Mandiri, dan sekolah/madrasah yang belum memenuhi sdardar Nasional Pendidikan  ke dalam ke dalam Kategori Standar. Sekolah tersebut dapat dikategorikan SKM/SSN karakteristiknya adalah sudah melaksanakan 8 standar Nasional Pendidikan yaitu (1) Standar isi dan standar Kelulusan, (2) Standar Proses, (3) Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, (4) standar sarana dan Prasarana, (5) Standar Pengelolaan, (6) Standar Pembiayaan, (7) Standar Penilaian (8)Kesiapan Sekolah dan Dukumen Eksternal. Untuk mencapai SKM/SSN  yang harus melaksanakan 8 standar/komponen tadi 56 aspek dan 229 indikator yang harus dipenuhi diantaranya adalah kelengkapan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran..<br />
Berdasrakan PP. No. 19 Tahun 2005  bahwa dalam rangka  peningkatan mutu pendidikan di Provensi DKI, Pemerintah daerah bersama dikmen mengembangkan  tiga model sekolah di DKI Jakarta, yaitu (1) Calon Sekolah Standar Nasional/RSKM/SSN (2) Sekolah Kategori Mandiri/SKM, (3) Rintisan Sekolah Bertaraf Indternasional/RSBI/SBI.  Yang menjadi Pertanyaan adalah Bagaimana fasilitas/Sarana dan prasarana disekolah tersebut ? Sudah   standar/belum  ? ini yang menjadi PR Pemerintah  dan Dikmen Provensi DKI Jakarta. Sarana dan Prasarana sangat berpengaruh besar terhadap kualitas pembelajaran yang akhirnya berimbas pada  prestasi Akademik.<br />
Public policy yang digulirkan pemerintah baik pusat maupun daerah pasca terlaksananya( efektifitasnya UU RI. Nomor 32 tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah), setidaknya dapat mempengaruhi bagi dunia Pendidikan menengah khususnya, yang ada di DKI Jakarta ini Salah satu implementasi dari kebijakan UU tersebut adalah lahirnya perdiknas RI No. 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kepala sekolah/Madrasah, dengan demikian tugas dan fungsi  kepala sekolah dapat lebih optimal karena berdasarkan kompetensi (kemampuan) yang mereka miliki benar-benar telah terkualifikasi dengan baik. Sehingga diharapkan dapat menjalankan manajeman pembelajaran dengan baik</p>
<p>Fungsi dan tugas pokok kepala sekolah adalah melakukan<br />
A. Manajemen pembelajaran yang meliputi :<br />
1.	Perencanaan</p>
<p>2.	Pengorganisasian<br />
3.	Pengarahan<br />
4.	Pengawasan</p>
<p>B.   Manajemen Kesiswaan Meliputi<br />
1.	Perencanaan<br />
2.	Pengorganisasian<br />
3.	Pengarahan<br />
4.	Pengawasan<br />
C. Manajemen Kepegawaian yang meliputi :<br />
1.	Perencanaan<br />
2.	Pengorganisasian<br />
3.	Pengarahan<br />
4.	Pengawasan</p>
<p>D.  Manajemen Sarana dan Prasarana<br />
1.	Perencanaan<br />
2.	Pengorganisasian<br />
3.	Pengarahan<br />
4.	Pengawasan</p>
<p>Dengan adanya DAU (Dana Alokasi Umum) dan DAK ( dana Alokasi Khusus) yang dihasilkan oleh daerah, berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tentunya ada jatah dalam pembagian keuangan tersebut untuk membiayai sektor pendidikan, selain dana dari APBN, dekonsentrasi, desentralisasi atau otonomi daerah. Sehingga kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai dapat dilaksanakan dan tercapai yang akhirnya berdampak pada kualitas pembelajaran dan selanjutnya berpengaruh pada prestasi akademik dan non akademik dlam upaya peningkaytan kualitas pendidikan khususnya di DKI Jakarta<br />
Dari uraian  tesebut menunjukan bahwa satu strategi yang indonesia tetapkan sebagai standar dalam mengembangkan keunggulan pengelolaan sekolah adalah MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) Penegasan ini dituangkan dalan UU No. 20 Tahun 2003 pada pasal 51 ayat 1 bahwa pengelolaan satuan pendidikan menengah dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan minimal dengan prinsip mamajemen berbasis sekolah. MBS merupakan model aplikasi manajemen institusional yang mengintegrasikan seluruh sumber internal dan eksternal dengan lebih menekankan pada pentingnya menetapkan kebijakan melalui perluasan otonomi sekolah.</p>
<p>ALTERNATIF KEBIJAKAN<br />
Upaya peningkatan mutu pendidikan terus dilakukan oleh berbagai pihak. Upaya-upaya tersebut  dilandasi suatu kesadaran betapa pentingnya peranan pendidikan dalam pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan watak bangsa (nation Character Building) untuk kemajuan masyarakat dan bangsa. Harkat dan martabat suatu bangsa sngat ditentukan kualitas pendidikannya. Peningkatan kualitas ppendidiakan merupakan sasaran pembangunan dibidang pendidikan nasional dan merupakan bagian yang integral dari upaya peningkatan kualitas manusia indonesia secara menyeluruh.<br />
Seiring dengan otonomi daerah dengan asas desentralisasi, peningkatan kualitas pendidikan menuntut partisipasi dan pemberdayaan seluruh komponen pendidikan sebagai suatu sistem. Pendekatan peningkatan mutu pendidikan yang sesuai dengan paradikma dn gagasan  tersebut diatas adalah konsep School Based management atau manajemen berbasis sekolah ( MBS)<br />
Mutu pendidikan dapat dilihat dari  dua hal, yakni mengacu pada proses ppendidikan dan hasil pendidikan. Proses pendidikan yang bermutu apabila seluruh komponen  pendidikan terlibat dalam proses pendidikan  itu sendiri. Faktor-faktor dalam proses pendidikan adalah  berbagai input, bahan ajar, metodologi, dukungan administrasi dan sarana prasarana  dan hail ppendidikan yang mengacu pada prestasi  yang dicapai oleh sekolah pada kurun waktu tertentu.<br />
Kualitas atau mutu pendidikan dapat dilihat juga dari konsep secara absolut dan relatif (Edward &amp; Sallis 1993).     Dalam konsep absolud suatu ( barang )  disebut berkualitas  bila memenuhi standar tertinggi dan sempurna artinya barang tersebut sudah tidak ada yang melebihi.  Sedangkan dalam konsep relatif kualitas berarti memenuhi spesifikasi yang ditetapkan dan sesuai dengan tujuan ( fit for their purpose).<br />
Dalam konteks pendidikan, kualitas  yang dimaksudkan dalam konsep relatif, terutama yang berhubungan dengan kepuasan pelanggan. Pelanggan pendidikan ada dua aspek  yaitu pelanggan internal dan eksternal (Kamisa, 1997, dalam Nurkolis). Pendidikan berkualitas apabila :<br />
1.	Pelanggan  internal ( Kepala sekolah, Guru dan karyawan sekolah) berkembang baik secara fisik maupun psikis. Secara fisik  antara lain mendapatkan imbalan finasial, sedangkan secara psikis adalah bila mereka diberikan kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan dan kreatifitas .<br />
2.	Pelanggan eksternal<br />
2.1	Eksternal primer (para siswa) menjadi pembelajar sepanjang hayat, komunikator yang baik dalam bahasa nasional maupun internasional, punya lapangan teknologi untuk lapangan kerja  dan kehidupan sehari-hari, integritas oribadi, pemecahan masalah dan pepnciptaan pengetahuan menjadi wakga negara yang bertanggung jawab (Phillip Hallinger, 1998, dalam Nurkho;is). Siswa menjadi manusia dewasa yang bertanggung jawab akan hidupnya.<br />
2.2	Eksternal skunder  ( orang tua, para pemimpin pemerintahan dan perusahaan) Para lulusan dapat memenuhi harapan orang tua, pemerintah dan pemimpin perusahaan dalam hal menjalankan tugas-tugas pekerjaan yang diberikan.<br />
2.3	Eksternal tersier (pasar kerja dan masyarakat luas) para lulusan memiliki kompetensi dalam dunia kerja dan dalam pengembangan  masyarakat sehingga mempengaruhi pola pertumbuhan ekonomi kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial.<br />
Program pemerintah DKI Jakarta dalam pengembangan sekolah tingkat menengah diantara nya adalah  Merningkatkan kualitas pendidikan menengah sebagai landasan bagi peserta didik untuk melanjukan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan kebutuhan dunia kerja, meningkatkan proporsi guru yang berpendidikan minimal S-1, dan tersedianya sarana dan prasarana pendidikan SMU/MA?SMK yang lebih baik dan terwujudnya manajemen pendidiaknn yang berbasisi sekolah/masyarkat (school /community based managemant )</p>
<p>Ada beberapa alternatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan Sekolah Menengah DKI Jakarta :</p>
<p>A. Rekomendasi 1.<br />
Kualitas pendidian dapat diringkatkan melalui beberapa cara seperti :<br />
1.	Meningkatkan  ukuran prestasi akademik melalui ujian nasional atau ujian daerah yang menyangkut kompetensi dan pengetahuan, memperbaiki tes bakat (Scolastik Aptitude Test)  sertifikasi kompetensi dan profil portofolio ( portofolio profil)<br />
2.	Membentuk kelompok sebaya untuk meningkatkan gairah pemeblajaran melalui belajar secara kooperatif (coorperatif learning ). Cooperati learning adalah strategi  pembelajaran yang cukup berhasil pada kelompok-kelompok kecil dimana pada tiap kelompok tersebut terdiri dari siswa-siswa dari berbagai tingkatan kemampuan, melakukan berbagai kegiatan belajar untuk meningkatkaqn pemahaman mereka  tentang materi pelajaran yang sedang dipelajari . Setiap anggota kelompok  bertanggung jawab untuk tidak hanya belajar  apa yang diajarkan tetapi juga untuk membantu rekan-rekan belajar, sehingga bersama-sama  mencapai keberhasilan. Semua siswa berusaha sampai semua anggota kelompok berhasil memahami dan melengkapi.<br />
3.	Menciptakan kesempatan baru  di sekolah dengan mengubah jam sekolah menjadi pusat belajar sepanjang hari  dan tetap membuka sekolah pada jam-jam libur.<br />
4.	Meningkatkan pemahaman dan penghargaan belajar melalui penguasaan materi ( mastery learning ) dan penghargaan atas pencapaian prestasi akademik<br />
5.	Membantu siswa memperoleh pekerjaan  dengan menawarkan kursus-kursus yang berkaitan  dengan ketrampilan memperoleh pekerjaan.</p>
<p>Pada rekomendasi 1  ini juga ditawarkan  bahwa upaya peneningkatan dapat ditempuh dengan menerapkan Total Quality Managemant (TQM). TQM pertama kali dikemukakan dan dikembangkan oleh  Edward Deming Paine, dkk tahun 1982. TQM Dalam pendidikan adalah filosofi perbaikan terus menerus dimana lembaga pendidikan menyediakan seperangkat sarana atau alat untuk memenuhi bahkan melampaui kebutuhan , keinginan dan harapan pelanggan saat ini  dimasa yang akan datang . TQM merupakan  suatu pendekatan  dalam menjalankan usha dalam mencoba memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terus menerus  atas produk, jasa manusia  proses dan lingkungan. Namun pendekatan TQM hanya  dapat dicapai dengan memperhatikan karakteristiknya, yaitu<br />
1.	Fokus pada pelanggan baik internal maupun eksternal<br />
2.	Memiliki obsesi  yang tinggi terhadap kualitas<br />
3.	Menggunakan pendekatan ilmiah dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah<br />
4.	Memiliki komitmen jangka panjang<br />
5.	Membutuhkan kerjasama tim<br />
6.	Memperbaiki proses secara berkesinambungan<br />
7.	Menyelenggarakan pendidikan dan latihan<br />
8.	Memberikan kebebasan yang terkendali<br />
9.	Memiliki kesatuan tujuan  dan<br />
10.	Adanya keterlibatan dan pemberdayaan karyawan.<br />
Peningakatan kualitas pendidikan sangat menekankan pentingnya peranan sekolah sebagai pelaku dasar utama yang otonom, dan peranan orang tua dan masyarakat dalam mengembangkan pendidikan, khususnya pendidikan menengah di DKI Jakarta. Sekolah perlu  diberikan kepercayaan untuk mengatur, mengurus  dirinya sendiri  sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan pelanggan. Sekolah sebagai institusi otonom diberi peluang untuk mengolah  dalam proses koordinasi untuk mencapai  tujuan pendidikan. Disinilah  mnajemen peningkatan mutu yang bebasis sekolah ( school based quality managemant/school based quality improvement) harus berjalan</p>
<p>B.  Rekomendasi 2<br />
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di DKI Jakarta, Pemerintah Provensi DKI Jakarta bersama kepala Dikmen banyak mengeluarkan kebijakan-kebijakan mengenai bagaimana kualitas pendidikan di DKI Jakarta  dapat meningkat karena DKI Jakarta   sebagi tolok ukur/barometer kualitas pendidikan di daerah-daerah lain di indonesia. Kebijakan yang  dilakukan  diantaranya adalah  Bagi guru-guru yang mengajar mata pelajaran yang di UN  kan diwajibkan mengikuti ujian Online, ujian yang dilakukan dalam rangka pemetaan dan evaluasi kualitas akademik para guru mata pelajaran Ujian Nasional, pelaksanaan ujian online itu diperuntukan bagi guru-guru SMA Negri dan swasta di DKI Jakata. Hasil potret diri ini  untuk melihat dan mempersiapkan kedepamn dalam upaya  meningkatkan hasil ujian nasional, yang muaranya adalah pada kualitas /prestasi siswa.<br />
Selain dari pada itu yang lebih pokok lagi  adalah meningkatkan suber daya manusia yang menjadi tantangan berat bagi bangsa  indonesia khususnya pemerintah Provensi DKI Jakarta.  Tantangan terberat  yang dihadapi adlahbagaimana menyiapkan sumber daya manusia  yang bermutu dan jumlahnya memadai  karana hanya dengan sumber daya manusia  berkualitas , maka bangsa ini dapat bermitra  dan berkompetisi dalam tataran global.  Khususnya dibidang pendidikan.<br />
Guru merupakan salah stu pilar atau komponen utama yang dinamis dalam mencapi tujuan pendidikan serta untuk mewyhudkan ppendidikan yang bermutu, pendekatan dan perbaikan yang berorientasi pada perbaikan sarana dan prasarana  tidak mampu mengangkat mutu pendidikan yang berarti suatu kenyataan dilapangan banyak fasilitas pemebalajaran sertta peralatan laboratorium, referensi pustaka, studio atau worshop yang ada disekolah  tidak dimanfaatkan secara oftimal oleh sekolah karena  ruang laboratorium dijadikan ruang kelas,  ruang pustaka dipersempit bahkan dijadikan ruang guru atau gudang, salah satu faktor  penyebab adalah guru tidak siap untuk memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh berbagai macam proyek yang ditujukan kesekolah tersebut, Oleh karena itu pencapaian standar kopetensi guru merupakan keharusan. Sebab tanpa ada standar maka jaminan kepada stakholder tidak mungkin terpenuhi secara optimal. Upaya peningkatan kualitas pendidikan untk mngangkat dari keterpurukan tidak mungkin terlaksana dengan baik apabila tidak dibarengi dengan upaya  penegagak standar penyelenggaraan pendidikan, standar pelayanan pendidikan, serta standarkompetensi guru, standar lulusan dan standartenaga kependidikan lainnya. Upaya pencapaian standar kompetensi guru tersebut diantaranya adalah dapat dilakukan Pendidikan Profesi dan Sertifikasi Guru. Guru sekolah SMA,SMK DKI yang telah mengikuti pendidikan profesi dan sertifikasi  telah mencapai kurang lebih 52 %,   selain dari pada itu tingkat kesejahteraan guru PNS di DKI juga ditingkatkan , upaya ini dilakukan untuk menigkatkan kualitas pendidkan di wilayah DKI Jakarta.<br />
C.  Rekomendasi 3<br />
Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di provensi DKI Jakarta Kepala Dinas Dikmen mengembangkan tiga model sekolah  . Tiga sekolah itu yakni :<br />
1.	Calon Sekolah Standar Nasional (SSN)/RSKM (Rintisan Sekolah Kategori Mandiri)<br />
2.	Sekolah Kategori Mandiri (SKM)/SSN<br />
3.	Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI)/ Sekolah bertaraf internasional.</p>
<p>Berdasarkan PP No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, bahwa dalam rangka peningkatan mutu pendidikan maka pengembangan sekolah dikategorikan dalam  tiga kategori. Bagi sekolah yang sudah dalam kategori SSN ( Sekolah standar Nasional ) dan RSBI     ( Rintisan  Sekolah bertaraf Internasional), perlu menyusun program dalam rangka mencapai mencapai kategori RSBI dan yang kategori RSBI perlu menyusun program  menjadi SBI..<br />
Keberhasilan usaha dalam rangka peningkatan mutu, relevamsi dan daya saing oleh Dinas Pendidikan Provensi DKI Jakarta ditandai dengan telah mingkatnya kategori sekolah untuk tahun pelajaran 2010/2011. Untuk tingkat SMP dari jumlah 287 SMP Negeri di DKI 63 SMP Negeri telah  mencapai kategori SSN dan 15 SMP dan 17  SMP Swasta. Sedangkan untuk tingkat SMA dari 116 SMA Negeri 10 SMA Negeri di DKI telah mencapai RSBI ( Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional)  . Apakah sekolah tersebut  termasuk RSKM atau SKM atau RSBI, Masuk dalam kategori SKM, RSBI/SBI apa bila telah memenuhi  8 (delapan ) standar Nasional pendidikan yaitu.<br />
1.	Standar isi dan standar kelulusan<br />
2.	Standar Proses<br />
3.	Standar Pendidik dan tenaga kependidikan<br />
4.	standar sarana dan prasarana<br />
5.	Standar Pengelolan<br />
6.	Standar Pembiayaan<br />
7.	Standar Penilaian<br />
8.	Kesiapan Sekolah dan Dokumen eksternal<br />
Dari delapan standar tersebut masing-masing standar  terdiri dari beberapa aspek dan indikator  :<br />
	StadarIisi terdiri dari  5 aspek dan 13 indikator<br />
	Standar Proses terdiri dari 3 aspek dan 20  indikator<br />
	Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdiri dari 2 aspek dan 16 indikator.<br />
	Standar Sarana dan Prasarana 21 asoek dan81 indikator<br />
	Standar Pengelolaan terdiri dari 17 aspek dan 67 indikator<br />
	Standar pembiayaan terdiri dari 3 aspek dan 9 indikator<br />
	Standar Penilaian terdiri dari 3 aspek dan 14 indikator<br />
Berdasarkan penjelasan PP No 19 Tahun 2005 pasal 11 ayat (2) bahwa ciri Sekolah Kategori Mandiri/Sekolah Standar Nasional adala terpenuhinya standar nasional pendidikan dn mampu menjalankan sistem kredit semester. Dari ciri tersebut Sekolah Kategori Mandiri/ Sekolah Standar Nasional memiliki profil sebagai persyaratan minimal.<br />
a.  Dukungan Internal<br />
	Kinerja sekolah terakriditasi A, rerata nilai UN tiga tahun terakhir minimum 7,00, presentase kelulusan UN &gt;90% untuk tiga tahun terakhir, animo tiga tahun terakhir&gt; daya tampung, prestasi akademik dan non akademik yang diraih, melaksanakan manajemen berbasis sekolah, jumlah siswa perkelas maksimal 32 orang, ada pertemuan rutin peimpinan dengan guru, ada pertemuan rutin antara sekolah dengan orang tua.<br />
	Kurikulum, dengan indikator memiliki kurikulum sekolah kategori mandiri, beban studi dinyayakan dengan SKS, mata pelajaran yang ditawarkan ada yang wajib dan pilihan, panduan/dokumen penyelenggaraan, memiliki pedoman pembelajaran, memiliki pedoman pemilihan mata pelajaran sesuai dengan potensi dan minat, memiliki panduan menjajaki potensi peserta didik dan memiliki pedoman penilaian.<br />
	Kesiapan Sekolah : dengan indikator sekolah menyatakan bersedia melaksanakan sistem kredit semester, presentasi guru yang menyatakan ingin melakssanakan SKS &gt; 90 % , pernyataan staf administrasi akademik bersedia melaksanakan SKS, kemampuan staf akademik dalam menggunakan komputer<br />
	Sumber daya manusia : Dengan indikator persentase gurumemenuhi kualifikasi akademik &gt;75%, relevansi guru setiap mata pelajaran dengan latar belakang pendidikan &gt; 90%, rasio guru dan siswa, jumlah tenaga administrasi akademik memadai,, tersedia guru bimbingan konseling/karier, fasilitas disekolah dengan indikator memili ruang kepala sekolah, ruang wakil kwpala sekolah, ruang guru, ruang bimbingan, ruang unit kesehatan, tempat olahraga, tempat ibadah, lapangan bermain, komputer untuk administrasi, memili laboratorium, Bahasa, Teknologi informasi/komputer/, Fisika, Kimia, Biologi, Multimidia, IPS, Perpustakaan yang memiliki koleksi buku setiap mata pelajaran, memberikan layanan bimbingan karier.<br />
B.  Eksternal<br />
Untuk menyelenggarakan SKM/ssn berasal dari dukungan komite sekolah, orang tua peserta didik, dukungan dari dinas Pendidikan Kabupaten/kotamadya, dukungan dari tenaga pedamping SKS<br />
Sedangkan untuk Sekolah Bertaraf Internasional Pemda Provensi DKI sudah mulai merespon namun boleh dikatan belum berhasil. UU Sisdiknas tahun 2003 memang telah memperkenalkan klasifikasi sekolah Baru, sekolah tersebut dinamakan SBI, Sekolah dengan Kategori Mandiri (SKM), dan kelompok Sekolah Biasa (SB) Pada SBI Penyelenggara diberi ruang untuk  menggunakan silabus pembelajaran dan penilaian yang umumnya dipakai pada sekolah menengah di negara-negara yang bergabung dalam OECD. Kebijakan tersebut di respon rame-rame oleh sekolah-sekolah ditanah aiar khususnya di DKI Jakarta. Program Cambridge A Level merupakan golden startnya Cambridge International Examination (CIE) yang sertifikasinya sudah diakui  sejumlah unggulan seperti Univercity of Cambridge, Okford Univercity dll. SBI di Indonesia mengadopsi kurikulum/silabus Cambridge Advance Level ( A Level) Guna memperkaya kurikulum nasional. Sekolah  Di DKI jakarta Rata-rata  masih kategori sekolah biasa dan sekolah  kategori mandiri.</p>
<p>REKOMENDASI TERPILIH<br />
A.  Rekomendai Terpilih<br />
Dari ketiga rekomendasi yang ada maka rekomendasi yang terpilih adalah rekomendasi yang ke 3. Ada beberapa alasan memilih rekomendasi  yang ke 3 :<br />
1.	Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia    Pemerintah membuat kebijakan yang berupa  Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sisten Pendidikan Nasional  yang dijabarkan pada Peraturan Pemeritah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Dengan diberlakukanya Standar Nasional pendidikan pemerintah memiliki kepentingan untuk memetakan sekolah/madrasah menjadi sekolah/madrasah yang sudah atau hampir memenuhi standar Nasional Pendidikan dan sekolah/madrasah yang belum memenuhi standar nasional pendidikan. Terkait dengan hal tersebut, Pemerintah mengkatergorikan sekolah/madrasah yang telah memenuhi atau hampir memenuhi Standar Nasional Pendidikan kedalam kategori mandiri dan sekolah/madrasah yang belum memenuhi Standar Nasional Pendidikan kedalam Kategori Standar<br />
2.	Pemerintah Daerah Provensi DKI Jakarta mendorong sekolah Standar/ Rintisan Sekolah kategori mandiri menjadi Sekolah Mandiri/SKM, SKM menjadi rintisan sekolah bertaraf internasional/SBI.<br />
3.	Sekolah Menengah Atas Negeri Jakarta rata-rata telah mempersiapkan  sekolahnya menjadi Rintisan  Sekolah kategori Mandiri  dan untuk menjadi Sekolah Kategori Mandiri dan Sekolah Kategori mandiri menjadi RSBI/SBI, meskipun Sekolah RSBI/SBI dianggap gagal/ atau belum berhasil namum semua sekolah di Provensi DKI Jakarta berusaha untuk menuju ke SKM atau ke RSBI/SBI. Tiga  model sekolah yang dikembangkan di DKI inilah yang menjadi komitmen Dinas Dikmen  dan Pemerintah Provensi DKI Jakarta sehingga sampai pada tahun 2013 semua sekolah di DKI diharapakan sudah melaksnakannya.</p>
<p>B. Strategi implementasi<br />
Berkaiatan dengan program rintisan SKM/SNN, pokok-pokok kegiatan yang dilakukan oleh:<br />
1.   Dinas Provensi DKI Jakarta adalah :<br />
1.	Menyiapkan petugas verifikasi calon rintisan SKM/SSN<br />
2.	melakukan verifikasi calon SKM/SSN berdasarkan kreteria yang telah ditetapkan Direktorat Pembinaan SMA<br />
3.	Menetapkan SMA rintisan SKM/SSN<br />
4.	bersama-sama dengan Direktorat Pembina SMA memberikan pendampingan kepada sekolah yang telah ditetapkan SKM/SSN dalam penyusunan program kerja.<br />
5.	Memberikan dana bantuan block Grant bagi SMA rintisan SKM/SSN melalui deana dekonsentrasi<br />
6.	Melakukan pembinaan dan mefasilitasi SMA rintisan SKM/SSN di daerahnya untuk mendorong percepatan pencapaian Kategori Mandiri/Standar Nasional melalui kebijakan, pendanaan, sarana prasarana dan sumber daya manusia sesuai  yang dipersyaratkan dalam delapan Standar  Nasional Pendidikan.<br />
7.	Bersama-sama dengan Direktorat Pembinaan SMA melakukan supervisi dan evaluasi  keberhasilan pelaksanaan program rintisan SKM/SSN<br />
8.	Memperluas program rintisan SKM/SSN.</p>
<p>2.   Dinas Pendidikan Kabupaten/kota .<br />
Pokok-pokok kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota<br />
1.	Merekomendasikan calon SMA rintisan SKM/SSN, kepada Dinas Pendidikan Provensi DKI Jakarta<br />
2.	Melakukan verifikasi calon SKM/SSN<br />
3.	Melakukan pepmbinaan dan memfasilitasi SMA rintisan SKM/SSN didaerahnya untuk mendorong percepatan pencapain kategori mandiri/standar nasional melalui kebijakan, pendanaan, sarana prasarana, dan sumber daya manusia sesuai dengan persyaratan dalam delapan Standar Nasional Pendidikan.<br />
4.	Bersama-sama dengan Dinas Pendidikan Provensi dan Direktorat Pembinaan SMA Melakukan supervisi dan evaluasi keberhasilan pelaksanaan program rintisan SKM/SSN<br />
5.	Memperluas sasaran program rintisan SKM/SSN di daerahnya</p>
<p>3.  SMA Rintisan SKM/SSN<br />
Berkaitan dengan program rintisan SKM/SSN,  pokok-pokok<br />
kegiatan  yang dilakukan oleh SMA rintisan SKM/SSN antara lain :<br />
1.   Menyususn program pencapaian kategori mandiri/standar nasional Pendidikan jangka menengah ( 3 tahun )  yang dioperasionalkan dalam program tahunan.<br />
2.   Melaksanakan program sesuai  dengan target dan waktu yang telah ditetapkan<br />
3. Proaktif mengembangkan diri dengan menggerakan dan mendayagunakan potensi sumber daya internal dan eksternal sekolah.<br />
4.   Secara bertahap melaksanakan SKS<br />
5. Melakukan evaluasi internal terhadap tingkat keterlaksanaan program rintisan Sekolah Kategori mandiri/Sekolah Standar Nasional<br />
6.    Melakukan tindak lanjut atas hasil evaluasi internal untuk mencapai kategori mandiri/Standar Nasional</p>
<p>PENUTUP<br />
A.  Kesimpulan<br />
Permasalah utama pendidikan di indonesia adalah disparitas mutu atau kualitas pendidikan yang kaitannya dengan, ketersediaan pendidikan dan tenaga pendidikan, kesejahteraan, sarana dan prasarana belajar, pendanaan, proses pembelajaran, penyebaran sekolah yang tidak merata, lebih parah lagi tidak didukung  komponen pendidikan seperti kurikulum, SDM, sarana dn prasarana dan pembiayaan.sehingga menjadikan semakin menurunnya kualitas  pendidikan di Indonesia<br />
Solusi Pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah menerbitkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sitem Pendidikan Nasional, dan kemudian dijabarkan melalui PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.<br />
Dengan diberlakukanya Standar Nasional pendidikan pemerintah memiliki kepentingan untuk memetakan sekolah/madrasah menjadi sekolah/madrasah yang sudah atau hampir memenuhi standar Nasional Pendidikan dan sekolah/madrasah yang belum memenuhi standar nasional pendidikan. Terkait dengan hal tersebut, Pemerintah mengkatergorikan sekolah/madrasah yang telah memenuhi atau hampir memenuhi Standar Nasional Pendidikan kedalam kategori mandiri dan sekolah/madrasah yang belum memenuhi Standar Nasional Pendidikan kedalam Kategori Standar., dan Sekolah Kategori Mandiri  diaharapkan untuk menjadi sekolah RSBI/SBI<br />
Tiga Model Sekolah dikembangkan di DKI Jakarta. Tiga Kategori sekolah itu yakni Calon Sekolah Standar Nasional (SSN)/RSKM( Rintisan Sekolah Kategori Mandiri) SSN/Sekolah Kategori Mandiiri dan  Rintisan sekolah Bertaraf Internasional.</p>
<p>B.   Saran<br />
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di DKI, perlu kiranya penambahan  kelengkapan sarana dan parasarana sekolah yang memadai, kesejahteraan Guru yang harus semakin ditingkatkan/tidak diskriminatif,  kelengkapan sarana dan prasarana sudah merupakan hal uang harus dilakukan dalam rangka peningkatan mutu pendidian di DKI.</p>
<p>DAFTAR PUSTAKA</p>
<p>1.	Rahadian, AH, Dr. IR, M.Si, Bahan Kuliah Kebijakan Publik,  Jakarta, 2010</p>
<p>2.	Dunn, William, Pengantar Analisi Kebijakan, Gajah Mada University Press, Yoyakarta.</p>
<p>3.	Nurkholis, Manajemen Berbasis Sekolah, Teori, Model dan Aplikasi, Jakarta, PT Gramesia Widiasarana Indonesia, 2003, halm. 68</p>
<p>4.	Kartini Kartono, Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta, Pradnya Paramita</p>
<p>5.	Tilaar, H.A.R Standarisasi Pendidikan Masional, Suatu Tinjauan Kritis, Jakarta, Reneka Cipta, 2006</p>
<p>6.	Soedijarto, Menuju Pendidikan Nasional yang Relevan dan Bermutu, Jakarta, Balai Pustaka, 1993</p>
<p>7.	Suryadi, Ace dan Dasim Budimansyah, Pendidikan Nasional Menuju Masyarakat indonesia Baru, Bandung Grasindo, 2004</p>
<p>8.	Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan</p>
<p>9.	Undang Undang Republik Indonesia No. Tahun 2003 Tentang Sistem Pendididikan Nasional</p>
<p>10.	Undang Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mrpams212.wordpress.com/1141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mrpams212.wordpress.com/1141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mrpams212.wordpress.com/1141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mrpams212.wordpress.com/1141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mrpams212.wordpress.com/1141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mrpams212.wordpress.com/1141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mrpams212.wordpress.com/1141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mrpams212.wordpress.com/1141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mrpams212.wordpress.com/1141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mrpams212.wordpress.com/1141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mrpams212.wordpress.com/1141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mrpams212.wordpress.com/1141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mrpams212.wordpress.com/1141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mrpams212.wordpress.com/1141/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1141&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrpams212.wordpress.com/2010/10/14/analisi-kebijakan-peningkatan-kualitas-pendidikan-menengah-dalam-rangka-otonomi-daerah-di-dki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db9b7cea372d7e0f21e6b4a2edfc1bb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mrpams212</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/10/poto-di-potong.jpg?w=100" medium="image">
			<media:title type="html">poto di potong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERGURUAN TENAGA DALAM</title>
		<link>http://mrpams212.wordpress.com/2010/03/14/perguruan-tenaga-dalam/</link>
		<comments>http://mrpams212.wordpress.com/2010/03/14/perguruan-tenaga-dalam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 13:06:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mrpams212</dc:creator>
				<category><![CDATA[TENAGA DALAM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrpams212.wordpress.com/?p=1004</guid>
		<description><![CDATA[Perguruan tenaga dalam hawa murni &#8220;ANUGRAH KALIMASYAHDA&#8221; didirikan pada tahun 1986 oleh Bapak Drs. R.Pamuji, Msi, kini telah berkembang di Jabotabek, perguruan tenaga dalam ini  sebelumnya bernama TDHM Pusaka Insani, kemudian berubah nama menjandi TDHM Anugrah Kalimasyahda sekitar Th. 1989. perguruan ini mengajarkan beberapa jurus Tenaga Dalam yang bisa dipelajari dalam waktu yang singkat kurang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1004&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perguruan tenaga dalam hawa murni &#8220;ANUGRAH KALIMASYAHDA&#8221; didirikan pada tahun 1986 oleh Bapak Drs. R.Pamuji, Msi, kini telah berkembang di Jabotabek, perguruan tenaga dalam ini  sebelumnya bernama TDHM Pusaka Insani, kemudian berubah nama menjandi TDHM Anugrah Kalimasyahda sekitar Th. 1989. perguruan ini mengajarkan beberapa jurus Tenaga Dalam yang bisa dipelajari dalam waktu yang singkat kurang lebih 7 minggu, Latihan seminggu  sekali, dan bisa lebih cepat lagi dengan menstransper energi yang dilakukan langsung oleh Guru besar. biasanya juga dilakukan atraksi pukulan jarak jauh, menjatuhkan lawan tanpa menyentuh, mematahkan besi dragon dan lain-lain<div><embed src='http://widget-90.slide.com/widgets/slideticker.swf' type='application/x-shockwave-flash' quality='high' scale='noscale' salign='l' wmode='transparent' flashvars='site=widget-90.slide.com&channel=2666130979434046864&cy=wp&il=1' width='500' height='375' name='flashticker' align='middle' /><div style='width: 500px;text-align:left;'><a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&tt=0&sk=0&cy=wp&th=0&id=2666130979434046864&map=1' target='_blank'><img src='http://widget-90.slide.com/p1/2666130979434046864/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide1.gif' border='0' ismap='ismap' /></a> <a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&tt=0&sk=0&cy=wp&th=0&id=2666130979434046864&map=2' target='_blank'><img src='http://widget-90.slide.com/p2/2666130979434046864/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide2.gif' border='0' ismap='ismap' /></a></div></div></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mrpams212.wordpress.com/1004/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mrpams212.wordpress.com/1004/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mrpams212.wordpress.com/1004/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mrpams212.wordpress.com/1004/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mrpams212.wordpress.com/1004/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mrpams212.wordpress.com/1004/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mrpams212.wordpress.com/1004/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mrpams212.wordpress.com/1004/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mrpams212.wordpress.com/1004/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mrpams212.wordpress.com/1004/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mrpams212.wordpress.com/1004/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mrpams212.wordpress.com/1004/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mrpams212.wordpress.com/1004/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mrpams212.wordpress.com/1004/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=1004&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrpams212.wordpress.com/2010/03/14/perguruan-tenaga-dalam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>103</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db9b7cea372d7e0f21e6b4a2edfc1bb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mrpams212</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengendalian sosial</title>
		<link>http://mrpams212.wordpress.com/2010/02/20/pengendalian-sosial/</link>
		<comments>http://mrpams212.wordpress.com/2010/02/20/pengendalian-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2010 01:35:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mrpams212</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengendalian sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrpams212.wordpress.com/?p=962</guid>
		<description><![CDATA[Pengendalian social Pengendalian social adalah suatu proses yang direncanakan atau tidak direncanakan yang mengajak, membimbing dan bahkan memaksa warga masyarakat  agar mematuhi nilai-nilai dan kaidah-kaidah  yang berlaku dalam masyarakat. Fungsi pengendalian sosial Pengendalaian sasial berfungsi agar masyarakat mematuhi nilai-nilai dan norma-norma social yang berlaku,  baik dengan kesadaran  sendiri maupun dengan faksaan. Menlalui pengendalian social orang-orang  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=962&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pengendalian social</strong></p>
<p><strong><a href="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/02/police_in_green.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-972" title="Police_in_green" src="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/02/police_in_green.gif?w=420" alt=""   /></a><a href="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/02/images-11.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-965" title="Salah satu tim pengendali sosial" src="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/02/images-11.jpg?w=420" alt=""   /></a><br />
</strong></p>
<p>Pengendalian social adalah suatu proses yang direncanakan atau tidak direncanakan yang mengajak, <span id="more-962"></span> membimbing dan bahkan memaksa warga masyarakat  agar mematuhi nilai-nilai dan kaidah-kaidah  yang berlaku dalam masyarakat.</p>
<p><strong>Fungsi pengendalian sosial</strong></p>
<p>Pengendalaian sasial berfungsi agar masyarakat mematuhi nilai-nilai dan norma-norma social yang berlaku,  baik dengan kesadaran  sendiri maupun dengan faksaan. Menlalui pengendalian social orang-orang  yang sudah melakukan penyimpangan diupayakan untuk kembali mematuhi nnilai dan norma masyarakat.</p>
<p><strong>Sifat pengendalian social</strong></p>
<ol>
<li>Prepentif yaitu pengendalaian social yang dilakukan      sebelum penyimpangansosial terjadi. Contoh : dengan sosialisasi dan      pelaksanaan pendidikan baik formal maupun non formal</li>
<li>Represif yaitu pengendalian social yang dilakukan      setelah penyimpangan social terjadi. Tujuannya adalah untuk mengembalikan      keserasian atau keteraturan  yang      pernah mengalami gangguan</li>
</ol>
<p><strong>Cara pengendalian sosial</strong></p>
<ol>
<li><strong>Koersi</strong>f ( paksaan ) Cara ini lebih menekankan pada      ancaman  yang menggunakan kekerasan      . Tujuannya agar si      pelaku jera dan tidak melakukan perbuatyan buruk lagi</li>
<li><strong>Persuasi</strong>f (tanpa paksaan)    Cara ini lebih menekankan pada usaha      untuk mengajak atau membimbing anggota masyrakat agar dapat bertindak sesuai      dengan aturan yang berlaku dalam masyrakat.</li>
<li>Compultion.      Dalam pengendalian ini diciptakan situasi sedemikian rupa sehingga      seseorang terpaksa  taat atau      mengubah sikapnya, sehingga menghasilkan kepatuhan secara tidak langsung.</li>
<li>Pervation.      Dalam pengendalian ini nilai dan norma sosial  di ulang-ulang penyampainnya, dengan      harapan agar dapat lebih di pahami oleh anggota masyarakat.</li>
</ol>
<p><strong>Peran Lembaga Pengendalian sosial</strong></p>
<ol>
<li>Polisi :      perannya menjaga keamanan dan ketertiban       sosial, polisi mengendalikan perilaku masyrakat agar tidak      menyimpang atau melanggar nilai dan norma masyrakat.</li>
<li>Pengadilan      yaitu suatu melembaga milik negara yang mempunyai wewenang  untuk menyelidiki, mengusut dan      menjatuhkan hukuman kepada warga masyrakat yang melanggar hukum</li>
<li>Pengadilan      adat , merupakan suatu lembaga yang terdapat pada masyrakat yang masih      kuat memegang adat istiadat.Hukuman yang dijatuhkan oleh lembaga ini      didasarkan pada peraturan adat</li>
</ol>
<ol>
<li>Tokoh      masyarakat yaitu pada pemimpin masyrakat yang memiliki pengaruh atau      membawa di hadapan masyarakat . Tokoh masyrakat berperan memberi nasehat,      membimbing atau menegur warga masyarakat.</li>
<li>Sekolah,      merupakan lembaga pendidikan formal yang memiliki fungsi pendidikan dan      pengajaran. Para guru berkewajiban mendidik dari mengajar muridnya agar      bertindak sesuai peraturan.</li>
<li>Keluarga      : merupakan tempat pertama dan utama bagi anak-anak untuk belajar hidup      sosial.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mrpams212.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mrpams212.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mrpams212.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mrpams212.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mrpams212.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mrpams212.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mrpams212.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mrpams212.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mrpams212.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mrpams212.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mrpams212.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mrpams212.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mrpams212.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mrpams212.wordpress.com/962/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=962&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrpams212.wordpress.com/2010/02/20/pengendalian-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db9b7cea372d7e0f21e6b4a2edfc1bb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mrpams212</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/02/police_in_green.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Police_in_green</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/02/images-11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Salah satu tim pengendali sosial</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENYIMPANGAN SOSIAL</title>
		<link>http://mrpams212.wordpress.com/2010/02/04/penyimpangan-sosial/</link>
		<comments>http://mrpams212.wordpress.com/2010/02/04/penyimpangan-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 13:27:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mrpams212</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perilaku menyimpang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrpams212.wordpress.com/?p=954</guid>
		<description><![CDATA[Perilaku menyimpang Perilaku menyimpang adalah tidakan yang dilakukan individu atau kelompok social yang tidak sesuai atau melawan kaidah-kaidah yang berlaku dalam masyarakat. Kaidah-kaidah  yang bwerlaku  dimasyarkat tersebut berwujud nilai dan norma  yang mengatur perbuatan  mana yang boleh dilakukan dn mana yang tidak boleh dilakukan. Penyebab perilaku menyimpang lingkungan pergaulan dorongan ekonomi keinginan untuk dipuji pelabelan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=954&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Animated Pictures Myspace Comments" href="http://mnsls.com/"><img src="http://i.mnsls.com/1/196.gif" border="0" alt="Animated Pictures Myspace Comments" /></a></p>
<p>Perilaku menyimpang</p>
<p><strong>Perilaku menyimpang</strong> adalah tidakan yang dilakukan individu atau kelompok social yang tidak sesuai atau melawan kaidah-kaidah yang berlaku <span id="more-954"></span>dalam masyarakat.</p>
<p>Kaidah-kaidah  yang bwerlaku  dimasyarkat tersebut berwujud nilai dan norma  yang mengatur perbuatan  mana yang boleh dilakukan dn mana yang tidak boleh dilakukan.</p>
<p><strong>Penyebab perilaku menyimpang</strong></p>
<ol>
<li>lingkungan      pergaulan</li>
<li>dorongan      ekonomi</li>
<li>keinginan      untuk dipuji</li>
<li>pelabelan      (pemberian label tertentu )</li>
<li>Gangguan      jiwa atau  mental</li>
<li>pengaruh      media masa</li>
</ol>
<p><strong>Perilaku menyimpang sebagai akibat proses sosialisasi tidak sempurna</strong></p>
<p>Proses sosialisasi dapat dianggap tidak berhasil  apabila individu tidak mampu mendalami norma-norama dalam masyrakat yang berlaku. Individu yang demikian  tidak akan memiliki perasaan bersalah atau menyesal  setelah melakukan pelanggaran hokum.</p>
<p>Perilaku menyimpang dapat merupakan produk  sosialisasi baik disengaj maupun tidak disengaja . Orang tua guru maupun  media masa mungkin tidak tidak bermaksud mendidik para remaja untuk melakukan penyimpangan. Namun mereka melakukan perilaku menyimpang karena belajar dari teman-teman pergaulannya , membaca buku melihat film dan lain-lain. Hal  ini menyebabkan terjadinya perilaku menyimpang akibat dari proses sosialisasi tidak sempurna..</p>
<p>Proses sosialisasi tidak sempurna  dapat juga timbul karena cacat bawaan, kekurangan gizi, ataupun ganggua jiwa.</p>
<p>Selaindaripada itu sering kali masing-masing media  sosialisasi dalam memberi pesan tidak sejalan, bahwa saling bertentangan satu sama lain. Akibatnya individu yang baru mengalami mengalami sosialisasididalam dirinya akan timbul konflik pribadi. . Misalnya orang tua memberikan pesan agar anak tidak merokok. Namun anak berada dalam lingkungan pergaulan perokok.dengan berbagai dalih, pada akhirnya anakpun menjadi perokok.</p>
<p><strong>Berbagai jenis perilaku menyimpang</strong></p>
<ol>
<li><strong>Berdasarkan tujuannya</strong> :
<ol>
<li>Penyimpangan       social positif yaitu jenis penyimpangan yang membawa dampak positif dan       memberikan keuntungan  bagi       kehidupan masyarakat.</li>
<li>penyimpangan       social  negative yaitu perilaku       menyimpang yang mengarah pada nilai-nilai        yang dipandang rendah pleh masyrakat.</li>
</ol>
</li>
<li><strong>Berdasarkan sifatnya</strong> :
<ol>
<li>Penyimpangan       primer (primere deviviatiation)        yaitu penyimpangan yang dilakukan seseorang yang bersifat temporer       dan tidak berulang-ulang.</li>
<li>Penyimpangan       skunder yaitu penyimpangan yang terjadi jika siswa tersebut mengulangi       perilaku menyimpang yang pernah dilakukan, dengan kata lain penyimpangan       yang tidak lagi diterima/dimaafkan oleh masyarakat</li>
</ol>
</li>
</ol>
<ol>
<li><strong>Berdasarkan jumlah pelaku</strong>
<ol>
<li>Penyimpangan       individual ( Individual Deviation) : Penyimpangan ini muncul disebabkan       karena kelainan jiwa seseorang        atau karena perilaku jahat. Misdalnya pencandu narkoba, perilaku tindak kejahatan bertindik,       bertatato, korupsi,  dan lain-lain.</li>
<li>Penyimpangankolektif (grouf       deviation) yaitu penyimpangan yang dilakukan oleh sekelompok  masyrakat secara bersama-sama.       Penyimpangan kelompok ini terjadi disebabkan karena mereka patuh pada       norma kelompoknya yang kuat dan biasanya bertentangan dengan norma       masyarkat yang berlaku.</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>Penyimpangan yang terjadi akibat dari sosialisasi tidak sempurna disebabkan karena ketidak sepadanan pesan-pesan yang disampaikan oleh masing-masing agen sosialisasi. Pengambilan peran yang salah dan generalized others atau belajar sub kebudyaan yang menyimpang.</p>
<p>Light,Keller dan Calhoun membagi kejahatan ada 4</p>
<ol>
<li>Kejahatan tanpa korban ( Crime Without Victum ) kejahatan ini tidakmengakibatkan penderitaan pada korban akibat tindak pidana orang lain.</li>
</ol>
<p>Contoh : berjudi, mabuk-mabukan, hubungan sek bebas dan lin-lain</p>
<ol>
<li>Kejahatan terorganisir ( organized crime ) pelaku kejahatan merupakan komplotan yang secara berkesinambungan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang/kekuasaan dengan jalan menghindari hukum</li>
<li>Kejahatan kerah Putih (white Collor Crime ) kejahatan ini tipenya yang mengacu pada kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang terpandang/orang yang berstatus tinggi dalam rangka pekerjaan.</li>
<li>Kejahatan Korporat ( Corporate Crime ) kejahatan yang dilakukan atas nama organisasi dengan tujuan menaikan keuntungan/menekan kerugian.</li>
</ol>
<p>Edwin M. Lemert mengungkapkan penyimpangan terjadi karena proses labelling ( pemberian julukan, cap, merk yang dianggap tidak sesuai dengan norma )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mrpams212.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mrpams212.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mrpams212.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mrpams212.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mrpams212.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mrpams212.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mrpams212.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mrpams212.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mrpams212.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mrpams212.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mrpams212.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mrpams212.wordpress.com/954/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mrpams212.wordpress.com/954/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mrpams212.wordpress.com/954/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=954&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrpams212.wordpress.com/2010/02/04/penyimpangan-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db9b7cea372d7e0f21e6b4a2edfc1bb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mrpams212</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i.mnsls.com/1/196.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Animated Pictures Myspace Comments</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bank Soal Sosiologi</title>
		<link>http://mrpams212.wordpress.com/2010/01/04/bank-soal-sosiologi-2/</link>
		<comments>http://mrpams212.wordpress.com/2010/01/04/bank-soal-sosiologi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 05:47:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mrpams212</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bank Soal Sosiologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrpams212.wordpress.com/?p=944</guid>
		<description><![CDATA[Banksoalsosiologi.rar.html<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=944&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/01/1671.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-945" title="167" src="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/01/1671.gif?w=420" alt=""   /></a><a href="http://www.ziddu.com/download/8009149/Banksoalsosiologi.rar.html">Banksoalsosiologi.rar.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mrpams212.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mrpams212.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mrpams212.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mrpams212.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mrpams212.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mrpams212.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mrpams212.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mrpams212.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mrpams212.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mrpams212.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mrpams212.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mrpams212.wordpress.com/944/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mrpams212.wordpress.com/944/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mrpams212.wordpress.com/944/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mrpams212.wordpress.com&amp;blog=2130671&amp;post=944&amp;subd=mrpams212&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrpams212.wordpress.com/2010/01/04/bank-soal-sosiologi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db9b7cea372d7e0f21e6b4a2edfc1bb1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mrpams212</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mrpams212.files.wordpress.com/2010/01/1671.gif" medium="image">
			<media:title type="html">167</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
