MR.PAMUJI


KONSEP DIRI


KONSEP DIRI

Oleh : Mr. Pamuji

Pandangan /pemahaman seseorang mengenai dirinya, meliputi ciri2 fisik dan psikologis.

Faktor –faktor yang mempengaruhi konsep diri :

  1. Penampilan badan
  2. Cacad
  3. Nama
  4. Kepandaian
  5. Prasarana
  6. Harapan
  7. Pola kebudayaan
  8. Status sosial
  9. Pola asuh keluarga
  10. Pendidikan

Ciri konsep diri yang sehat :

  1. Tanggung jawab akan perbuatannya
  2. Bebas dari tekanan batin
  3. Hubungan dengan orang lain baik
  4. Mampu mengungkapkan pikiran & perasaan efisien
  5. Mampu belajar mencoba
  6. Reaksi wajar terhadap keberhasilan & kegagalan
  7. Mempunyai kepercayaan diri yang tinggi

Cara membina /merubah konsep diri:

  1. Menemukan hal2 positif & negatif pada dirinya
  2. Terbuka menerima pandangan orang lain mengenai dirinya
  3. Menggunakan kesempatan agar bisa mengemukakan perasaan , pikiran dan rencana
  4. Menghargai usaha/hasil karya sendiri
  5. Menggunakan seluruh kekuatan /kemampuan untuk meningkatkan keberhasilan dalam menghadapi lingkungan
  6. Menciptakan lingkungan /suasana yang aman, menyenangakan dn menimbulkan kepercayaan penuh untuk menanggulangi persoalan

Salah satu cara membuka diri( T. Jendela Johari)

  1. Bagian yang terbuka dari diri kita (positif/negatif) berdasarkan pendangan sendiri maupun orang lain
  2. bagian yang tersembunyi dari diri kita (Positif/Negatif) yang disembunyikan, sehingga orang lain tidak dapat melihatnya ( misalnya sikap curiga, penakut )
  3. Bagian terlena dari diri kita ( positif/negatif) yang tidak disadari , tetapi orang lain dapat melihatnya.. Misanya Terlalu membanggakan diri, kurang memperhatikan perasaan orang lain.
  4. Bagian yang tidak dikenal oleh diri sendiri/orang lain, yaitu hal-hal yang tidak disadari lagi tetapi mempengaruhi tindakannya dalam hubungannya dengan orang lain.

MOTIVASI BERPRESTASI

Tingkah laku Tujuan

1. Kebutuhan

2. kemauan

3. keinginan

Orang dewasa pada prinsipnya memiliki potensi untuk bertingkah laku, tapi bagaimana mereka bertingkah laku tergantung pada :

1. kekuatan atau kesiapan bermacam-macam motif yang ada pada seseorang

2. karakteristik dari kesempatan atau keadaan

Ada Tiga Motif Sosial yang sering ditemui :

a. kebutuhan akan berprestasi

b. kebutuhan akan persahabatan

c. kebutuhan akan kekauasaan

Tingkah laku yang didasari kebutuahan bersahabat sebagai berikut :

1. Akatif dalam kegiatan-kegiatan yang memerlukan kerjasama dengan orang lain , menyenangi tugas-tugas dan merasa cemas bila harus kerja sendiri

2. Memberikan perhatian terhadap perasaan orang lain , menjalin persahabatan, cenderung bersimpati.

3. Memelihara hubungan dekat dengan rekan-rekan dan berusaha mengurangi konflik

4. Dalam berkumunikasi didasarkan apa yang dipikirkan /dirasakan oleh mereka, tidak didasarkan prinsip-prinsip yang harus dilakukan

5. Berusaha untuk disulkai, menjadi populer cenderung menjadi murung bila tidak diterima lingkungan

Tingkah laku yang didasari berkuasa sebagai berikut :

1. Berusaha mempengaruhi orang lain

2. Berusaha menjadi pempinan dari kelompok, bersikap otoritas

3. Cenderung blak-blakan , berusaha meyakinkan orang lain dan berargumentasi bahwa ia benar.

4. Mengatur tingkah laku orang lain dan mencari informasi yang digunakan mempengaruhi mereka

5. Berusaha menimbulkan kesan ia orang kuat menarik perhatian orang lain

Tingkah laku yang berorientasi kebutuhan berprestasi

1. Melaksanakan dengan baik sesuatu yang dikerjakan dan bertanggung jawab dalam memecahkan maslah yang menentang

2. berusaha mengungguli orang lain untuk maju dalam kariernya.

3. menetapkan ukuran keberhasilan bagi dirinya tanpa persaingan/desakan orang lain

4. menentukan tujuan keberhasilan yang tiadak terlalu mudah dan mengambil resiko yang diperhitungkan.

Ciri-ciri orang yang memiliki motivasi berprestasi

1. Ia dalah orang yang memiliki kemauan untuk bekerja keras

2. Mempertanggungjawabkan yang besar untuk lingkungannya, ia tidak mementingkan dirinya sendiri

3. Dapat melihat dan menerima kenyataan dan dapat mengatasi

4. Memiliki tujuan pribadi yang cukup menantang

5. Mau menerima penilaian dan saran untuk menyelesaikan pekerjaanya

6. Aktif mengembangkan pendapat yang kreatif untuk menyelesaikan masalah

7. Aktif berhubungan dengan orang lain untuk ilmu pengetahuan yang baru

8. Aktif mencari kesempatan untuk meningkatkan mutu produksinya dan memasarkannya.

SARAN UNTUKMENINGKATKAN MOTIVASI /DORONGAN BERPRESTASI

1. Hayalkan suatu perilaku/kegiatan tentang pencapaian suatu usaha yang berhasil

2. Tetapkan tujuan jangka pepndek dari usaha anda dan susun rencana kegiatan harian

3. Cari orang lain untuk menyusun/mengoreksi rencana usaha anda

4. Minta umpan balik (penilaian dan saran ) orang lain

5. Ikuti lomba dilingkungan sekitar anda

6. Cari hal yang anda paling utamakan untuk dicapai dalam hidup anda , gambarkan cara-cara untuk mencapai harapan tersebut.

KREATIVITAS

Berpikir kreatif yaitu usaha seseorang untuk memecahkan suatu masalah dengan menggunakan metode pemecahan masalah model baru/beberapa metode pemecahan

Rahasia kreativitas : terletak pada kemampuan untuk membuat suatu hubungan atau asosiasi antara bebrapa ide-ide atau obyek-obyek secara bebas

Ciri-ciri kegiatan yang bersifat kreatif.

1. Ide/metode pemecahan yang diciptakan bersifat baru(belum ada sebelumnya)segar, menarik, mengejutkan.

2. Ide tersebut lebih praktis, memperlancar penyelesaian masalah, mendidik, mengurangi kesulitan, hasil >banyak

3. Ide/metoda tersebut dapat dimengerti artinya dan dapat digunakan dilain waktu.

Ciri-ciri orang kreatif

1. Memiliki kelincahan berpikir kesegala arah.. Kemampuan untuk menghubungkan antara ide-ide /gagasan. Mampu melihat masalah dari berbagai arah.

2. Kemampuan Fleksibel. Dalam mecahkan maslah tidak terpaku satu cara pemecahan/pandangan cukup luwes dan dapat menyesuaiakan dengan kondisi kemungkinan yang ada

Kkemampuan berpikir orisinil yaitu kemampuan untuk menghasilakan ide/gagasan atau pemecahan yang jarang (mengejutkan)

Cara agar seorang menjadi kreatif

1. Mempersempit masalah yaitu berusaha mencari inti dari permasalahan

2. Konsentrasi terhadap masalah yang dihadapi

3. Berusaha denganm gigih/ulet untuk mencari ide pemecahan masalahnya

4. Mempertahankan (disimpan ide barunya) dan dipergunakan pada saat membutuhkan

5. Tumbuhkan rasa percaya diri bahwa nada bisa mendapatkan ide untuk memecahkan masalah

6. Manfaatkan pikiran tidak sadar ; istirahat/tidur

7. Mermbiarkan ide-ide mengalir pada saat sedang bersemangat untuk menyelesaikan masalah

8. Mengambil tindakan praktis seabagai upaya pemecahan masalah

.

Hal-hal yang perlu dihindari dalam membangun kreativitas.

1. Bersikap pesimis, tidak yakin dengan ide yang disampaikan . Mengatasinya mengubah yang lebih optimis

2. Bersikap takut akan kegagalan. Mengatasinya bersikap lebih berani untuk mengambil suatu pertimbangan dan resiko yang akan terjadi

3. Memiliki rasa tegang yang berkepanjangan dan berlebihan. Mengatasinya dengan mencoba melakukan berbagaiketegangan dengan diskusi

4. Terlalu kaku atau taat mengikuti peraturan. Cara mengatasinya melakukan hal-hal yang berbeda daripada kebiasaan rutin dengan memperhatikan prinsip-prinsip yang harus dipertahankan.

5. Membuat asumsi berdasarkan gejala-gejala yang nampak . Mengatasinya yaitu dengan menghindari permasalahn yang keliru dengan meninjau kembali asumsi-asumsi yang telah terbuat.

6. Merasa dirinya tidak kreatif.


Tinggalkan sebuah Komentar sejauh ini
Tinggalkan Komentar



Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.